Petani Karet Kutai Barat Dapat Subsidi
16 April 2014 Admin Website Berita Daerah 282
Petani Karet Kutai Barat Dapat Subsidi

SENDAWAR. Perkebunan karet di Kubar dapat perhatian serius pemkab. Salah satunya, dengan memberikan pupuk bersubsidi agar petani karet tidak dibebani biaya pemeliharaan pohon karet.

Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan Perikanan dan Peternakan (Disbuntanakan) Kubar Arifin Nanang menyebutkan, total pupuk bersubsidi tersebut jenis pupuk urea 100 ton, pupuk SP-36 sebanyak 70 ton, pupuk ZA 50 ton, pupuk NPK 130 ton, dan pupuk organic 550 ton. "Pupuk disalurkan kepada petani di sejumlah kecamatan di Kubar," kata Arifin Nanang didampingi Kasi Sarana Produksi dan Pembenihan Tanaman Pangan dan Hortikultura Agus Indriatno di kantornya, Selasa (15/4).

Kecamatan dimaksud antara lain, Barong Tongkok, Lingang Bigung, Tering, Long Iram, Melak, Sekolaq Darat, Nyuatan, Mook Manaar Bulatn, dan Damai. Kemudian Kecamatan Muara Lawa, Siluq Ngurai, Bentian Besar, Bongan, Jempang, Penyingahan, dan Muara Pahu.

Sedangkan harga pupuk umumnya sesuai aturan, penyaluran di lini IV yang ditunjuk harus menjual pupuk bersubsidi sesuai harga eceran tertinggi (HET). HET pupuk bersubsidi untuk jenis pupuk urea kemasan 50 kilogram (kg) Rp 1.800 per kilogram (kg), pupuk SP-36 kemasan 50 kg Rp 2 ribu per kg.

Kemudian pupuk ZA dan pupuk SP-36 kemasan 50 kg Rp 1.400 per kg, pupuk NPK dan pupuk NPK kemasan 20-50 kg Rp 2.300 per kg. Berikutnya pupuk organik kemasan 20-40 kg Rp 500 per kg.

Untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, kata dia, ada ketentuan harus diikuti. Yakni menyusun rencana definitif kebutuhan (RDK) kelompok diusulkan kepada gubernur Kaltim. "Teknis usulan petani karet 2014 sudah disampaikan ke bupati Kubar, dan mendapat persetujuan. Sekarang tinggal petani membuat RDK," katanya.

Dia menyebutkan, petani yang ingin mendapatkan pupuk dan bibit karet bersubsidi harus membuat proposal sesuai kebutuhan, diserahkan kepada Disbuntanakan.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, RABU, 16 APRIL 2014


Artikel Terkait