Harga Sawit Tembus Rekor, Saatnya Berinvestasi
03 Desember 2010 Admin Website Artikel 331

Jakarta - Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan saat ini harga sawit dunia menembus US$ 1.100 per ton yang merupakan angka tertinggi selama dua tahun terakhir. Ini waktu yang tepat bagi pelaku industri melakukan investasi.

"Harga sawit saat ini adalah harga yang tertinggi selama dua tahun terakhir, ini kesempatan industri untuk investasi ke depan," kata Mari di acara Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) di Nusa Dua, Bali, Jumat (3/11/2010).

Mari juga mengatakan apapun yang menimpa sektor sawit termasuk mengenai persepsi miring harus disikapi sebagai tantangan. Di antaranya dengan meningkatkan citra produk sawit secara nasional maupun secara internasional

"Maka akan muncul harga yang tinggi bahkan harga premium," ujarnya.

Menurut Mari kebutuhan terhadap minyak sawit terus meningkat, misalnya terhadap kebutuhan biofuel dunia. Mari mencontohkan selama 10 tahun terakhir permintaan sawit di belahan dunia terus meningkat, seperti Eropa sudah meningkat dari US$ 800 juta hingga menembus US$ 2 miliar, termasuk India, China, dan lain-lain.

Sektor persawitan Indonesia terus memberikan kenaikan kontribusi terhadap GDP dari 2,4% menjadi 3,3%. Produk sawit dari sisi produksi terus naik 10% setiap tahunnya dengan capaian ekspor tahun 2010 ini bisa mencapai US$ 15 miliar.

"Mari kita berinvestasi, melakukan R and D (research and development) yang tepat, meningkatkan image (citra) merek anda," seru Mari.

Mari juga mengingatkan agar masalah pengembangan sawit berkelanjutan (sustainablity) menjadi tantangan saat ini dan ke depan. Menurut Mari pemerintah sudah melakukan upaya dalam menyikapi tantangan besar antara masalah perdagangan dengan masalah perubahan iklim.

 

DIKUTIP DARI DETIK ONLINE, JUMAT, 3 DESEMBER 2010


Artikel Terkait