Ekspor Biji Kakao Susut 50 Persen
02 November 2011 Admin Website Artikel 353
JAKARTA. Berdasarkan data kinerja ekspor-impor Kementerian Perdagangan, ekspor 10 produk utama mengalami kenaikan kecuali kakao.

Periode Januari-Agustus, ekspor biji kakao menjadi US$0,74 miliar dari US$1,03 miliar pada periode sama di tahun sebelumnya atau mengalami penyusutan sebesar 50,1%.

Menurut Kepala Badan Pengkajian dan Kebijakan Perdagangan Kementerian Perdagangan Herry Sutanto, penurunan ekspor bijih kakao ini terjadi sebagai dampak positif dari penerapan bea keluar ekspor biji kakao dan hilirisasi produk kakao.

"Tapi pengolahannya naik 86,4% dan penyusutan biji kakao 50,1%. Ini dampak positif dari dampak hilirisasi kakao," ujar Herry Sutanto di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (2/11).

Ekspor kopi mengalami peningkatan bersamaan dengan komoditas ekspor utama yang lain seperti karet dan kelapa sawit. Ekspor kopi pada periode Januari-Agustus mencapai US$0,75 juta daripada periode yang sama tahun sebelumnya hanya US$0,42 juta.

Menurutnya, pertumbuhan ekspor kopi didorong peningkatan harga di pasar internasional.

DIKUTIP DARI MEDIA INDONESIA, RABU, 2 NOPEMBER 2011

Artikel Terkait