Sudah Saatnya PPU Tambah Pabrik CPO
27 November 2007 Admin Website Artikel 419
#img1#"Saat ini kapasitas produksi yang dicapai pabrik tersebut baru rata-rata 60 juta ton tandan buah segar (TBS) setiap jam. Tapi kalau melihat jumlah produksi perkebunan tersu bertambah, sudah saatnya jumlah pabrik ditambah lagi, minimal 1 unit lagi," terangnya, belum lama ini.

Kendala lain yang dihadapai, adalah persoalan tenaga kerja. Karena jumlah penduduk yang masih tipis, untuk mengembangkan lahan perkebunan maupun pertanian, mau tak mau mereka harus merekrut tenaga dari luar. "Tapi kami minta, mereka yang direkrut dipersyaratkan punya kemampuan, sehingga tak menjadi beban daerah, justru mampu mengembangkan lahan pertanian dan perkebunan yang ada," ulasnya.

Sehingga mampu membawa dampak positif bagi daerah ini. Untuk diketahui, PPU memiliki lua wilayah sekitar 300.000 hektare, sementara jumlah penduduknya baru 127.000 jiwa, perlu kerja keras membuat daerah ini makin memacu pembangunannya di segala bidang, termasuk pertanian dan perkebunan yang nantinya dharapkan menjadi salah satu sandaran daerah.

#img2#Ia katakan lebih lanjut, dari total kebun sawit 80.000 hektare itu, 30.000 hektare diantaranya sudah menghasilkan pendapatan bagi petani rata-rata Rp15 juta hingga Rp17,5 juta setiap bulannya untuk 10 hektare kebun sawit.

Sementara dari luasan lahan 70 ribu hektare itu, 40 ribu diantaranya, baru ditanami dan diperkirakan tahun depan mulai menghasilkan. Karena lahan itu dimiliki perusahaan yang baru memperoleh izin usaha. "Ini yang melatari kami, mengapa berniat segera menambah pabrik CPO lagi," pungkasnya.




DIKUTIP DARI SAMARINDA POS, SELASA, 27 NOPEMBER 2007

Artikel Terkait