Sosialisasi Revitalisasi Lada di PPU
24 September 2012 Admin Website Artikel 334

PENAJAM. Lada merupakan salah satu komoditi sub sektor perkebunan yang memiliki pangsa pasara cukup luas, baik untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun ekspor. Kebutuhan lada dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, seiring dengan meningkatnya kebutuhan dunia akan lada khususnya untuk bahan industry makanan dan obat-obatan serta komestik.

Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim, Ir. Etnawati yang diwakili Kepala Bidang Produksi, Sukardi, SP, M.Si mengatakan Kaltim merupakan salah satu sentra penghasil lada di Indonesia dengan luas areal mencapai 10.650 hektar dengan jumlah produksi 13.190 ton. Namun rendahnya tingkat produktivitas merupakan salah satu akibat cara budidaya yang belum intensif.

Untuk meningkatkan pendapatan petani lada diperlukan suatu kegiatan yang dapat memacu peningkatan produksi maupun produktivitas secara terpadu, perlu ada kegiatan yang dapat menunjang kebutuhan tersebut, diantaranya kegiatan revitalisasi yang mencakup mengenai teknologi budidaya dan teknologi pasca panen.

Oleh karena itu, lanjutnya, melalui Bidang Produksi, pihaknya melaksanakan pertemuan Sosialisasi Revitalisasi Lada di kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis (20/9) pekan lalu.

"Pertemuan ini dimaksudkan untuk meningkatkan produksi per satuan hektarnya dan meningkatkan efisiensi penanganan pasca panen dengan mengubah pola budidaya yang tradisional menjadi pola budidaya yang sesuai dengan anjuran teknis budidaya dari pusat Balai Penelitian Tanaman Industri Bogor", papar Sukardi.

Diterangkannya, pelaksanaan kegiatan revitalisasi lada di kecamatan Sepaku ini meliputi kegiatan hibah, diantaranya berupa bantuan pupuk, obat-obatan dan bibit lada kepada petani lada yang sebelumnya telah dilakukan pendataan sebagai calon petani dan calon lahan.

"Selain meningkatkan produksi dan kualitas produksi, kami juga meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam usaha budidaya tanaman lada ini sehingga terwujud peningkatan kesejahteraan masyarakat yang madani di Kaltim, khususnya petani lada", harap Sukardi lagi. (rey)

SUMBER : BIDANG PRODUKSI


Artikel Terkait