Persiapan Penas Masih Banyak Catatan
13 Mei 2011 Admin Website Artikel 284

SAMARINDA - Meski secara umum persiapan Penas XIII Petani Nelayan 2011 sudah cukup baik, namun sejumlah permasalahan masih menjadi catatan penting. Beberapa catatan diantaranya dikemukakan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari, selaku tuan rumah, antara lain menyangkut penyiapan infrastruktur jalan.

"Ada beberapa masalah yang harus kami sampaikan secara riil, sebab kami tidak ingin melaporkan semua sepertinya baik, padahal kenyataanya masih ada beberapa permasalahan yang harus diselesaikan," ungkap Rita Widyasari saat menerima Menteri Pertanian RI, H Suswono, Rabu (11/5).

Masalah yang perlu penananganan segera menurut Rita Widyasari salah satunya adalah infrastruktur jalan dari Loa Janan menuju kota Tenggarong. Jalan provinsi tersebut menurut Rita belum diperbaiki padahal jalan tersebut akan menjadi bagian dari lalu lintas arus barang dan penumpang menuju lokasi Penas.

Permasalahan hampir serupa adalah perlunya perbaikan jalan dari Samarinda melalui arah Jalan P. Suryanata, dimana sejumlah badan jalan juga sangat memerlukan perbaikan agar lebih layak dilintasi.

Persoalan lain yang juga dikemukakan Bupati wanita pertama di Kaltim tersebut adalah seputar belum optimalnya koordinasi dan komunikasi antara panitia Penas pusat dan provinsi, sehingga persiapan di daerah menjadi sedikit terganggu.

"Kepastian susunan acara di Presiden, nama-nama para tamu VVIP, VIP hingga saat ini belum kami terima. Begitu juga dengan transportasi Presiden dan detil waktu rangkaian kegiatan Presiden," ungkap Rita.

Panitia daerah lanjut Rita, seharusnya bisa segera mengetahui rencana rute presiden ke lokasi, termasuk kegiatan presiden di sekitar display atau demplot untuk melakukan panen padi dan mengunjungi lokasi gelar tehnologi di sekitar demplot.

Sementara itu, seputar pembangunan infrastruktur di lokasi demplot yang menjadi tanggungjawab Pemkab Kukar, melalui Dinas Pekerjaan Umum Kukar, Rita Widyasari mengungkapkan bahwa

"Pembangunan sekitar lay out dari demplot ini sedikit membuat kami berdebar. Khususnya masalah infrastruktur yang harus dikerjakan melalui proses lelang. Saat ini baru dilelang, mudah-mudahan pekerjaan proyeknya selesai tepat waktu. Kami tidak mungkin mengerjakan sebelum proses lelang dilakukan, sebab ini bisa jadi temuan dan jadi masalah di kemudian hari," tegas Rita lagi.

Lokasi demplot beberapa hari lalu juga sempat tergenang air, namun Rita menegaskan bahwa Dinas PU Kukar telah memberi jaminan bahwa masalah genangan air tersebut akan diatasi dengan memanfaatkan berbagai terobosan dan tehnologi.

SUMBER : HUMAS PROV. KALTIM

Artikel Terkait