Sosialisasi Pengenalan Varietas Tanaman Perkebunan
10 Juli 2018 Admin Website Berita Daerah 468
Sosialisasi Pengenalan Varietas Tanaman Perkebunan

BALIKPAPAN. Dinas Perkebunan melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengawasan Benih Perkebunan (PBP) menyelenggarakan Sosialisasi Pengenalan Varietas Tanaman Perkebunan.

Kegiatan satu hari itu diikuti 50 peserta terdiri petugas dan pengawas benih tanaman tingkat Provinsi maupun kabupaten  dan kota se-Kaltim, PPNS serta produsen benih perkebunan.

Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim Ujang Rachmad mengatakan penggunaan benih unggul bermutu mampu meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman perkebunan.

"Terlebih dukungan penggunaan sarana produksi dan penerapan sistem manajemen usaha tani yang tepat dan sesuai rekomendasi mampu meningkatkan produksi dan produktivitas," katanya saat membuka Sosialisasi Pengenalan Varietas Tanaman Perkebunan, Rabu (4/7) pekan lalu.

Menurut dia, terkait penyediaan benih unggul tanaman perkebunan maka diperlukan koordinasi antara pusat dan daerah.

Terutama  penilaian varietas dengan cara melaksanakan kegiatan sosialisasi benih unggul dan penyebarannya.

Didampingi Kepala UPTD PBP H Sudihardani, diungkapkannya Kaltim saat ini telah berhasil melepas dua varietas unggul lokal sebagai unggul nasional komoditi perkebunan.

Yakni, tahun 2011 untuk tanaman Aren lokal Kabupaten Kutai Timur telah dilepas sebagai varietas unggul. "Karenanya, perlu ditetapkan Blok Penghasil Tinggi dan Pohon Induk Terpilih Varietas Aren Genjah Kutai Timur sebagai Kebun Sumber Benih," ujarnya.

Identifikasi dilakukan oleh tim pemulia dari Balit Palma Manado Donata S Pandin, Elsje T Tenda, Meity Tulalo dan Ismail Maskromo.

Selanjutnya, tahun 2014 tanaman lada lokal Kaltim telah dilepas dan ditetapkan sebagai Lada Unggul Nasional dengan nama varietas Malonan 1 berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 448/Kpts/KB.120/7/2015.

Identifikasi plasma nutfah lada di dua lokasi yaitu Kecamatan Loa Janan dan Kecamatan Muara Badak Kutai Kartanegara.

Kegiatan dilakukan oleh peneliti dari Balai Penelitian Rempah dan Obat (Balitro) Bogor Dr Ir Otih Rostina, M.Sc dan Dr Ir Dyah Manohara, M.Sc, Ir Agus Ruhnayat didampingi dari Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Medan.

"Dimana hasil identifikasi ditemukan varietas lain dari varietas lada unggul nasional yang sudah dilepas yakni varietas Chunuk," jelasnya.

Varietas Chunuk tuturnya, merupakan varietas unggul nasional yang dilepas Balitro pada tahun 1993 dan hasil seleksi massa dari populasi lokal asal Pulau Bangka dan banyak dibudidayakan di Provinsi Bangka Belitung pada era tahun 1990an.

"Identifikasi dilakukan selama kurang lebih tiga tahun. Dengan dilepasnya lada lokal Kaltim sebagai lada unggul nasional maka menambah keragaman jenis komoditi lada," ungkapnya.

Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Balitro Bogor, Direktorat Perbenihan Ditjenbun, Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Medan.(rey/disbun)

SUMBER : UPTD PENGAWASAN BENIH PERKEBUNAN


Artikel Terkait