Sawit Jenuh, Cari Investor Tebu
10 Juli 2014 Admin Website Berita Daerah 283
Sawit Jenuh, Cari Investor Tebu
TENGGARONG. Tak hanya lahan perkebunan sawit yang tak produktif, demikian halnya hak pengusahaan hutan (HPH). Lahan tidur yang begitu luas tidak sesuai dengan produksi diharapkan dikembalikan kepada negara, bukan malah izin diperpanjang.

Beberapa di antara HPH di Kukar seperti milik PT Belayan River Timber, PT Barito Nusantara Indah, PT Wana Rimba Kencana, PT Mutiara Kalja Permai, dan KUD Beringin Mulya. "Program reboisasi perusahaan HPH sulit diharapkan. Hampir tak ada realisasi di lapangan. Lebih baik dikembalikan kepada negara," kata juru bicara DPRD Kukar, Suratman Mustakim.

Dia menyebutkan, alangkah baik jika lahan dikembalikan kepada negara. Jika ada investor yang menanamkan usaha dalam bidang lain, izin jangan dipersulit.

"Jangan menarik investor sawit atau batu bara lagi di Kukar, sudah terlalu jenuh. Lebih baik cari investor yang ingin menanam tebu," jelasnya.

Ladang tebu di Kukar akan mengundang pabrik gula. Konsep tebu tak berbeda dengan kebun sawit. Masyarakat dengan lahan dekat zona perusahaan bisa menanam tebu dan panen bisa dijual ke pabrik.

"Jika perusahaan tebu terwujud, saya yakni lapangan kerja banyak terserap karena produksi kebun tebu berkelanjutan," ucapnya.

Sekadar diketahui, tak hanya HPH, hutan tanam industri (HTI) seperti PT Acasia Andalan Utama, PT Itci Hutani Manunggal, dan PT Bineka Wana, disebut realisasi tanam rendah. Bahkan, di dalam izin, beroperasi perusahaan batu bara.

Sebelumnya, Bupati Kukar Rita Widyasari mengatakan, Kukar memiliki daratan yang luas tapi tak ada lahan lagi tersisa. Banyak lahan kawasan budidaya kehutanan (KBK) yang menjadi areal produksi HPH sudah tak produktif.

"Kami akan ajukan kepada menteri kehutanan untuk mengubah status hutan agar investor kelapa sawit merasa nyaman berinvestasi," terangnya. Di Kukar, jumlah HTI dan HPH sekitar 10 perusahaan dengan produksi relatif rendah. "Tidak sebanding dengan luas lahan," ujarnya. (*/adw/fel/k8)

SUMBER : http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/83765-sawit-jenuh-cari-investor-tebu.html

Artikel Terkait