Semangat Petani Kakao di Tengah Serangan COVID-19
09 April 2020 Admin Website Berita Daerah 220
Semangat Petani Kakao di Tengah Serangan COVID-19

KAUBUN. Di tengah maraknya serangan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) atau lazim disebut virus corona yang melanda di berbagai penjuru tanah air, termasuk Kutai Timur (Kutim), ternyata tidak menyurutkan semangat para petani kakao di Desa Kadungan Jaya, Kecamatan Kaubun. Mereka terus menekuni lahan yang sedang digarapnya.

Dinas Perkebunan Kutim selaku instansi teknis memberikan apresiasi kepada para petani yang memiliki semangat juang tinggi di tengah serangan COVID-19 ini. Pihaknya menghargai semangat para petani yang terus menjalankan profesi, sebagai petani kebun kakao. Tentunya semangat ini perlu mendapat pembinaan dan perhatian.

“Kami harus memberikan motivasi kepada petani, meski sedang dilanda COVID-19. Mudah-mudahan para petani di Kaubun tetap sehat dan produktif di sektor perkebunan, khususnya kakao. Meski tidak menutup kemungkinan sektor lain juga harus tetap produksi juga,” kata Sekretaris Disbun Kutim M Amin.

Mantan Camat Kaubun ini menjelaskan jika semangat petani cukup tinggi. Jika tidak mendapat perhatian maupun motivasi serta pembinaan, dikhawatirkan justru bisa merugikan petani dan pemerintah ke depannya. Untuk itu, pihaknya terus mendukung kepada petani kakao yang saat ini sedang giat-giatnya menanam kakao atau cokelat.

Diharapkan, dengan menanam kakao dan memanfaatkan lahan yang kurang produktif itu, bisa menambah penghasilan masyarakat, khususnya di Desa Kadungan Jaya, Kecamatan Kaubun. Jika hasil kebun kakao itu berhasil dan sudah mulai produktif, tidak menutup kemungkinan Kaubun bakal menyusul Karangan menjadi salah satu sentra penghasil Kakao di Kutim.

Dijelaskan, kolompok tani Kakao Desa Kadungan Jaya, kacamatan Kaubun yang sudah membuka lahan sekitar 100 hektare. Saat ini masih memerlukan bantuan bibit untuk ditanam di lahan mereka. Lokasi itu pernah ditinjau Bupati Kutim H Ismunandar sekaligus menanam perdana bibit kakao beberapa waktu lalu. (hms2)

SUMBER : PRO KUTAI TIMUR


Artikel Terkait