Sabut Kelapa Potensi Investasi Agroindustri
02 Februari 2009 Admin Website Artikel 333
#img1# Peluang potensi investasi agroindustri sabut kelapa terbilang cukup besar, karena hasilnya sekitar 22 ribu ton. "Apabila diolah akan didapat kurang lebih 7 ribu ton sabut kelapa yang merupakan komoditas ekspor," kata Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kukar Ir Fadli Ardin saat mengikuti pameran di Sangasanga.

Menurut dia, di wilayah ini belum ada pihak yang berminat dalam pengusahaan agroindustri sabut kelapa. Bisa jadi keterbatasan informasi. "Apabila ada yang berminat, maka akan ada pertumbuhan industri kecil pada sentra-sentra produksi kelapa di Kukar. Dengan sendirinya akan dapat membuka lapangan kerja baru, menumbuhkan wirausaha baru, dan dapat meningkatkan pendapatan keluarga serta Pendapatan Asli Daerah (PAD)," katanya.

Sentra penghasil potensi sabut kelapa di Kukar, lanjut Fadli Ardin, terdapat hampir seluruh kecamatan di 18 kecamatan se-Kukar. Produksi kelapa secara keseluruhan di luas areal 11.206 hektare, itu sabutnya bisa mencapai 23.2230 ton. "Ini sangat luar biasa dan dapat dikembangkan," ujarnya.

Sedangkan menyangkut potensi pasar sendiri, lanjutFadli, permintaan produk sabut kelapa dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan. Namun sampai saat ini untuk wilayah Kukar sendiri masih sangat terbatas, karena kesempatan peluang pasar untuk sabut kelapa masih terabaikan, baik oleh para petani kelapa, masyarakat, maupun investor.

Kalau dicermati permintaan sabut kelapa olahan baik sabut, serabut maupun gabus serabutnya, mengalami peningkatan untuk pasar lokal industri spring bed yang mencapai 74.854 ton, pembuatan mebel 15.376 ton, jok kendaraan 1.800 ton, dan industri lainnya. Itu berdasarkan data APCC dan BPEN tahun 1996. "Mudah-mudahan para investor berminat untuk berusaha di bidang agroindustri perkebunan ataupun bagi pihak lain yang berminat," harapnya.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, SENIN, 2 PEBRUARI 2009

Artikel Terkait