Petani Sawit Ditawari Kredit
16 April 2008 Admin Website Artikel 276
#img1# Pimpinan BPD Tanjung Redeb, Sugiarta Dadang, menjelaskan, KSSS ini diperuntukkan bagi plasma perkebunan sawit kepemilikan maupun pengelolaannya dilakukan masyarakat yang tidak terpisahkan dari perusahaan inti.

Selain itu, program KSS ini, sebagai sarana bagi BPD untuk menyerap peluang pasar bagi pemasaran kredit yang tersedia disektor usaha perkebunan. Sehingga mampu meningkatkan Loan to Deposit Ratio (LDR) dengan optimalisasi dana bank BPD Kaltim.

Kredit yang diberikan 3 tahun tersebut, diarahkan kepada perorangan atau kelompok yang berstatus plasma dan dijamin perusahaan.

Menurut Sugiarta, petani plasma bisa diberikan plafond kredit, sesuai dengan kebutuhan biaya per hektare yang berlaku di masing-masing wilayah serta per kepala keluarga minimum 4 hektar.

BPD, sudah menyiapkan formulir bagi warga ataupun petani plasma yang berminat untuk mendapatkan fasilitas KSS tersebut. "Formulir kita bisa berikan, berikut penjelasan, bila memang berminat," tandasnya. Pada formulir ini, sudah lengkap, apa saja yang menjadi syarat yang akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan.

Menanggapi tawaran Kredit Sawit Sejahtera (KSS), Kamaluddin, anggota DPRD Berau menilai sebagai satu terobosan baru yang dilakukan bank milik pemerintah tersebut. Dengan tawaran itu, maka, ia yakin petani plasma yang kini jumlahnya cukup besar tersebut, bisa menjadi alternatif untuk mendapatkan dana segar di dalam mengembangkan investasi masa depan mereka.

Karena itu, ia berharap, BPD bisa melakukan sosialisasi, terutama kepada masyarakat petani plasma maupun calon petani plasma yang akan memulai disektor usaha ini."Saya percaya, meski plasma, namun masa depan memberikan jaminan yang cukup menjanjikan khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit yang akan mulai bangkit sekitar 2009 mendatang," tambahnya.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, MINGGU, 13 APRIL 2008

Artikel Terkait