Sawit Lebih Sustainable untuk Energi Alternatif
04 Mei 2011 Admin Website Artikel 269
JAKARTA--MICOM: Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar mengatakan penggunaan minyak sawit mentah (CPO) justru lebih berkelanjutan dibandingkan energi alternatif biofuel yang berbasis pangan. Indonesia sendiri kini tengah mengembangkan Indonesian sustainable palm oil system.

"Sawit berkelanjutan itu sangat kondusif bagi energi alternatif. Sebab, di lain pihak, kalau kita lihat beberapa rekomendasi, justru biofuel yang berbasis kepada kedelai atau gula, produk-produk pangan pokok yang dibutuhkan konsumsi pangan, malah sebenarnya tidak kondusif bagi pengembangan biofuel karena menyebabkan distorsi pada pasokan pangan dan menyebabkan kenaikan harga pangan. Jadi, dalam konteks itu, sawit jauh lebih berkelanjutan," ujar Mahendra pada wartawan di kantornya, Selasa (3/5).

Mahendra baru saja kembali dari pertemuan dengan G20 untuk membicarakan sustainability perkebunan kelapa sawit Indonesia yang dituduh Greenpeace merusak lingkungan.

"Saya memberikan penjelasan perkembangan bagaimana kita mendorong sustainable palm oil di Indonesia dan termasuk mengembangkan Indonesian sustainable palm oil system, ini merupakan suatu standar pengelolaan persawitan kita yang berwawasan keberlanjutan. Keberlanjutan yang dimaksud bukan hanya lingkungan, melainkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosialnya. Itu yang kami sampaikan, kami berharap dapat perlakuan yang fair sebagai produk yang masuk Eropa," lanjutnya.

Nilai ekspor sawit dan produk turunannya sendiri merupakan penyumbang terbesar ekspor nonmigas Indonesia. Nilai ekspor kuartal I produk utama nonmigas tersebut mencapai US$2,41 miliar. Bersama Malaysia, Indonesia menjadi penyumbang CPO terbesar di dunia.

DIKUTIP DARI MEDIA INDONESIA, RABU, 4 MEI 2011

Artikel Terkait