Penutupan SL-PHT Kakao di Sebatik
19 November 2012 Admin Website Artikel 332

SAMARINDA. Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim melaksanakan kegiatan penutupan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT) untuk petani kakao di kecamatan Sebatik, Nunukan, pekan lalu.

Kepala Disbun Kaltim, yang diwakili Kepala Seksi Peramalan, Pengamatan dan Pengendalian OPT, Kuntiasih Harlinda, BSc,  mengatakan SL-PHT lada ini telah dilaksanakan selama empat bulan atau kurang lebih 20 kali pertemuan, diikuti 100 orang petani terdiri dari kelas Sei Nyamuk, kelas Sei Limau I, kelas Sei Limau II dan Kelas Maspul Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan.

"Kegiatan berlangsung sejak 4 Juli yang lalu, dimana pengetahuan yang diberikan adalah secara garis besar, dimana teori hanya sepintas namun lebih banyak praktek di lapangan," terang Harlinda.

SL-PHT, lanjutnya, lebih difokuskan pada cara-cara atau upaya pengendalian hama dan penyakit. Disadari, penurunan produksi kakao selama ini lebih diakibatkan karena adanya gangguan organisme pengganggu yang hingga kini masih menghantui petani. Upaya pengendalian hama tersebut sangat sulit.

Namun begitu, melalui SL-PHT, sedikit banyaknya akan membantu petani dalam mengelola kebun ke arah yang lebih intensif lagi. Dengan demikian, hasil yang diperoleh pun meningkat dibandingkan dengan sebelum mengikuti pelatihan ini.

"Terimakasih telah menyelenggarakan kegiatan SL-PHT ini , mengingat banyak hal yang didapat dalam rangka perbaikan budidaya  kakao kedepannya. Mohon adanya bimbingan yang berkelanjutan dari Disbun Kaltim melalui SL-PHT ini sehingga petani kakao dapat mengaplikasikan apa yang sudah didapat dari SL-PHT ini", ungkap Lamursidin, salah seorang peserta saat memberikan kesan dan pesan selama penyelenggaraan SL-PHT.

SUMBER : BIDANG PERLINDUNGAN

Artikel Terkait