Penerus Petani Lada Diharap Tetap Eksis
25 Januari 2016 Admin Website Berita Kedinasan 450
Penerus Petani Lada Diharap Tetap Eksis

SAMARINDA. Pengembangan produksi tanaman lada di Kaltim masih jadi perhatian serius pemerintah. Seperti diketahui, lada pernah menjadi salah satu komoditas ekspor besar Kaltim di era tahun 80 – 90 an. Lada rakyat kembali diintensifkan. Dorongan juga datang dari kondisi pasar, karena harga yang naik signifikan.

Kepala Dinas Perkebunan, Hj. Etnawati mengungkapkan harapannya kepada para petani lada untuk memiliki generasi penerus yang tetap eksis mengembangkan tanaman lada. Karena, saat ini belum banyak warga Kaltim yang mau fokus mengelola tanaman lada ini khawatir harganya akan jatuh.


"Mereka takut harganya jatuh. Jadi banyak yang menggarap lada sambil menjalankan usaha lain sehingga tidak fokus pada pengembangan lada. Anak-anak petani juga banyak yang sekolah tinggi dan pintar, akhirnya memilih jadi pegawai tidak mau meneruskan usaha orang tuanya," ungkap Etnawati saat didampingi Kepala Bidang Produksi, H. Sukardi, di Samarinda, Rabu (20/1) kemarin.


Diakui Etnawati, penananam lada memang memerlukan perhatian khusus dan lebih dari tanaman lainnya. Namun jika petani telaten dan serius membudidayakan lada ini akan membuahkan hasil yang maksimal. Kaltim telah resmi memiliki jenis lada baru dengan nama Malonan 1, yang merupakan salah satu varietas unggul nasional. Ketetapan ini sudah diuji pada pertengahan April 2015 lalu
.

"Keunggulan lada Malonan 1 ini dapat berbuah sepanjang tahun, dengan potensi produksi genetis 2,17 ton per ha dalam setahun," tuturnya.

Untuk diketahui, Dinas Perkebunan akan mengadakan pertemuan dengan petani lada di km 38 Loa Janan hari ini untuk sosialisasi budidaya lada. Kegiatan intensifikasi, memberikan bantuan berupa pupuk organik, gunting pangkas dan insektisida yang tujuannya meningkatkan produksi lada agar semakin baik dan meningkat.
(cht)

SUMBER : DISKOMINFO PROV. KALTIM


Artikel Terkait