Pelatihan dan Pemetaan Bersama, Disbun Perkuat Peran KTPA di Paser

PASER. Upaya memperkuat sinergi pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan kebun (Karlabun) kembali digencarkan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Disbun Kaltim).
Kegiatan diprakarsai oleh PT. Muaratoyu Subur Lestari melalui Pelatihan Sosialisasi dan Pemetaan Bersama yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Jumat (19/9/2025), pemerintah daerah dan masyarakat berkomitmen membangun gerakan kolektif melindungi lahan dari ancaman kebakaran.
Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Kapolsek Long Kali Ipda Bambang S, Koramil, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Paser, Estate Manager PT. Muaratoyu Subur Lestari (MSL) Daniel Baginda, Camat Long Kali M. Arfah, hingga 40 anggota Kelompok Tani Peduli Api (KTPA).
Kepala Bidang Perkebunan Berkelanjutan Disbun Kaltim, Asmirilda, turut hadir sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas masyarakat perkebunan sebagai garda terdepan dalam mitigasi Karlabun.
“Pencegahan kebakaran bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau perusahaan, tetapi menjadi gerakan bersama. KTPA sebagai ujung tombak di lapangan harus kita dukung melalui pelatihan, pemetaan, hingga penyediaan sarana dan prasarana. Dengan langkah ini, kita ingin memastikan bahwa kebun rakyat tetap produktif, aman, dan berkelanjutan,” tegas Asmirilda.
Momentum kegiatan ini juga diramaikan dengan penyerahan reward PT. MSL kepada KTPA yang berhasil menjaga konsistensi pencegahan kebakaran. Tahun ini, penghargaan senilai Rp50 juta diberikan kepada KTPA Mendik yang terbukti menjaga areal kebunnya bebas dari titik api sepanjang 2024.
Selain penghargaan, dukungan juga diberikan dalam bentuk sarana prasarana. Sebanyak lima KTPA, termasuk satu kelompok baru yakni KTPA Muara Pias, menerima perlengkapan berupa kaos dan dua unit pompa punggung (jet shooter) untuk menunjang kesiapsiagaan di lapangan.
PT. MSL juga menginisiasi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kemitraan dengan KTPA Muara Pias sebagai wujud komitmen bersama dalam program Dalkarlabun. Tak hanya itu, seluruh peserta yang hadir juga melakukan penandatanganan komitmen bersama untuk memperkuat langkah kolektif dalam pencegahan dan penanggulangan Karlabun di wilayah Long Kali.
Pemaparan materi teknis turut mengisi jalannya kegiatan. Zeppelin Manurung menyampaikan perkembangan terkini KTPA binaan PT. MSL, sementara Asmirilda memberikan materi kebijakan dan strategi Dalkarlabun yang menjadi payung arah kebijakan pemerintah.
Pengenalan sarana prasarana Balai PPI Manggala Agni Daops Paser juga dilakukan sebagai tambahan wawasan bagi peserta mengenai peralatan yang bisa digunakan dalam kondisi darurat kebakaran.
Asmirilda menutup kegiatan dengan harapan besar agar sinergi lintas pihak ini tidak berhenti sebatas seremoni. Dengan kolaborasi yang terbangun antara pemerintah, perusahaan, aparat, dan masyarakat, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan sektor perkebunan terhadap ancaman kebakaran, sekaligus mendukung pembangunan perkebunan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
“Kami ingin semangat ini terus hidup di lapangan. Dengan pemetaan bersama, pelatihan, penghargaan, dan dukungan sarpras, kita yakin Karlabun dapat ditekan seminimal mungkin. Yang lebih penting lagi, kesadaran masyarakat harus tumbuh menjadi budaya kolektif untuk menjaga kebun dan lingkungan,” ujarnya. (fif/disbun)
SUMBER : SEKRETARIAT