HASIL PERTEMUAN MONEV PEMBANGUNAN PERKEBUNAN TAHAP II TAHUN 2010
05 November 2010 Admin Website Artikel 292

Pertemuan Pemantauan dan Evaluasi Pembangunan Perkebunan Tahap II Tahun 2010 dilaksanakan di Hotel Batu Suli - Palangkaraya pada tanggal 27 s.d 30 Oktober 2010, yang dihadiri oleh wakil dari masing-masing unit kerja Eselon II lingkup Ditjen Perkebunan kecuali Dirat Budidaya Tanaman Semusim, wakil dari Dinas  yang membidangi perkebunan tingkat Provinsi berjumlah 31 Provinsi dan  4 UPT Pusat yaitu : NAD, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Bali, NTB, NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat serta Balai Besar P2TP Medan, Surabaya, dan Ambon serta BPTP Pontianak. Sedangkan yang tidak hadir dari Provinsi Sulawesi Utara. Hasil pertemuan sebagai berikut :

 

1.        Sampai dengan Medio Oktober 2010 masih terdapat Satker Provinsi yang membidangi perkebunan belum mengirimkan laporan manual dalam bentuk format Konsolidasi .

 

2.        Selanjutnya telah dilaksanakan konfirmasi data realisasi keuangan posisi s.d 28 Oktober 2010 pada masing-masing Provinsi yang hadir, dengan hasil total serapan keuangan APBN (berupa Dana Dekonsentrasi , dana TP Provinsi ,Dana TP Kabupaten) di Pusat dan 32 Provinsi/ 4 UPT dari total anggaran sebesar Rp. 454.116.000.000,- dan realisasi Rp. 237.683.131.000,- atau 52,34% sehingga terjadi peningkatan penyerapan anggaran sebesar 8,68%.

 

3.        Dilapangan realisasi fisik dana tugas pembantuan mengalami kemajuan yang cukup segnifikan, namun demikian beberapa provinsi / kabupaten terkendala dalam pelaksanaan kegiatan, secara rinci dapat disampaikan sebagai berikut :

 

No

Provinsi/ Kabupaten

Kegiatan

Permasalahan

1

2

3

4

 

 

 

 

1

Sumatera Utara

Demplot  tebu

Tidak dilaksanakan/ SIAP mati karena kelompok tani tidak bersedia sharing 50% sedang utk pembebasan lahan tidak ada dana.

2

Sumatera Barat

Renovasi gedung kelapa terpadu

Tidak dilaksanakan/ siap mati karena lokasi sasaran sama dengan kegiatan dari institusi eselon 1 lain dilingkup Kementerian pertanian

 

 

Pengawalan pengutuhan Jarak Pagar di Solok (TP Prov)

Tidak dilaksanakan karena tidak ada lokasi sasaran.

 

3

Jambi

Peremajaan Kelpa Terpadu tidak dilaksanakan/siap mati karena petani menuntut bantuan yang lengkap/1 paket meliputi bibit dan saprodi

Peremajaan Kelpa Terpadu tidak dilaksanakan/ SIAP mati karena petani menuntut bantuan yang lengkap/1 paket meliputi bibit dan saprodi

 

Kab. Kerinci

Rehabilitasi/ Peremajaan Tanaman Kopi Robusta

 

Tidak dilaksanakan/ SIAP mati karena tidak ada sumber benih lokal yang bersertifikat

4

Bengkulu

Pemeliharaan KI Lada

Tidak dilaksanakan/siap mati karena lokasi sasaran tidak ada (pembangunan KI TA. 2008  tidak dilaksanakan)

 

 

Pemeliharaan KI Kakao

Tidak dilaksanakan/ SIAP mati karena lokasi sasaran tidak ada (pembangunan KI TA. 2008 dilaksanakan/ selesai namun tidak ada biaya pemeliharaan TA.2009 sehingga tanaman jadi rusak

 

 

Pembangunan KE Karet di Seluma & Bengkulu Selatan

Tidak dilaksanakan/ SIAP mati karena petani menolak, sedang utk pembebsan lahan tidak dianggarka/tidak ada dana pendamping dari APBD.

5

Lampung

-TKP Revitbun & Tebu

 

 

-Pilot Project Nilam

 

 

-Pemurnian KE Karet

 

-2 TKP Revitbun & Tebu mengundurkan diri karena diterima menjadi CPNS

-Tidak dilaksanakan/ SIAP mati karena tidak ada sumber benih yang bersertifikat.

-Pemurnian KE Karet di 4 kabupaten masih dalam revisi DIPA

6

Kep. Bangka Belitung

(Kab. Belitung)

Rehabilitasi Tanaman Lada

Masih dalam proses pencarian dan penentuan sumber benih yang bersertifikat (waktu efektif utk melaksanakan kegiatan sangat terbatas).

7

Jawa Barat

-Rehabilitasi cengkeh dan teh

 

 

 

 

 

 

 

 

-Penilaian KI Kopi Specialty (Kab. Bandung)

Proses r evisi relokasi rehabilitasi cengkeh & teh dari Majalengka ke 2 kabupaten lain belum selesai hingga saat ini sedang waktu sangat terbatas

 

Tidak dilaksanakan/ SIAP mati, karena tidak ada lokasi sasaran

8

Jawa Timur

Pengendalian OPT

Proses revisi

9

Sulawesi Tenggara

Akselerasi tebu

 

untuk kegiatan pengawalan dan perluasan/ ekstensifikasi tidak dapat dilaksanakan/ SIAP mati karena tidak ada pabrik gula sedang pabrik terdekat  ada  di Sulsel

10

Bali

(Kab. Jembrana)

Penanaman kapas

Terjadi kerusakan tanaman sehingga mati karena banjir

11

NTB

 

 

 

 

 

 

 

-Kab. Lombok Tengah

 

 

-Kab.  Bima

 

 

-Kab. Dompu

 

 

 

-Kota Bima

-Operasional Laboratorium Lapangan

-Insentif Mantri Statistik

 

- Pemeliharaan Jambu Mete

-Pemeliharaan Jambu Mete

-Pemeliharaan Jambu Mete

-Perluasan Jambu Mete

-SIAP mati karena tanaman bahan uji mati 2 ha

-Petugas data pensiun sehingga tidak semua dana terserap

-SIAP mati karena kebun induk tak layak

-SIAP mati krn kbn induk tak layak

-SIAP mati krn kbn induk tak layak

-Tidak dilaksanakan/ SIAP mati karena tidak ada petani yang berminat krn bantuan hanya brp bibit (cp/cl setiap mau di SK-kan mengundurkan diri).

12

BBP2TP Medan

Pemgembangan Pembangunan Koleksi Plasma Nutfah

 

Kegiatan ini akan ditunda pelaksanaannya pada kegiatan TA. 2011

13

Kalimantan Barat

 

-Kab.Pontianak

 

 


Artikel Terkait