Harga Karet Mulai Naik
08 Juni 2009 Admin Website Artikel 279
#img1# Bendahara gapoktan Kampung Linggang Mapan Kecamatan Linggang Bigung, Timotius Sorek mengakui harga jual karet per kilogram mencapai Rp 5000, sebelumnya harga Rp 3000. "Gapoktan terus berusaha melakukan upaya agar harga karet menembus harga normal lagi yaitu Rp 9000 per kilogram," sebut Timotius Sorek, baru - baru ini. Ia menyebutkan, naiknya harga jual karet ini setelah Gapoktan menjalin kerjasama dengan perusahaan karet di Tanjung, Kalimantan Selatan. Dalam kerjasama itu, perusahaan bersedia membeli langsung karet petani di Kubar.

Timotis Sorek mengungkapkan, anjloknya harga jual karet ada dua penyebab. Pertama, dampak krisis keuangan dunia. Kedua, harga karet petani dipermainkan pembeli liar dan pengumpul getah karet terhadap petani sebelum dijual kepada pabriknya.

Secara terpisah, Ketua Gapoktan Kampung Sumber Bangun Kecamatan Sekolaq Darat Jaenal M mengaku, sangat senang dengan terbentuknya Gapoktan Kubar, karena petani dapat menyampaikan segala keluhan dan permasalahan terhadap perkembangan dunia pertanian yang ada di masing - masing kampung.

"Misalnya kesulitan mendapatkan pupuk, perlu mendapatkan bantuan, ternak atau bibit tanaman, dapat dilakukan permohonan ke Gapoktan dan ditindaklanjuti ke Disbuntanakan Kubar," ujar Jaenal M.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, SENIN, 8 JUNI 2009

Artikel Terkait