Disperindagkop dan UKM Latih Mutu Karet
27 Juni 2009 Admin Website Artikel 353
#img1# Pelatihan atas kerjasama Disperindagkop dan UKM Kaltim ini menyertakan peserta 20 orang tergabung dari 5 daerah di Kaltim yakni Kubar, Kutim, Kukar, Paser, dan Bontang. Narasumbernya, Ir Dadang Suparto dari Balai Penelitian Teknologi Karet Bogor, Jawa Barat.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kubar Milon mengatakan, peserta pelatihan selama lima haru tersebut agar dapat lebih mengetahui kualitas mutu karet terutama pengelolaan dari getah-getah karet yang bagus. "Jadi mereka tidak saja mengetahui kualitasnya saja yang harus ditingkatkan, tetapi dapat mempunyai nilai ekonomis yang lebih tinggi," sebut Milon.

Ditambahkan, Kepala Seksi Pengembangan Industri Disperindagkop dan UKM Kubar Aspiah Nur, kenapa Kubar sebagai tempat pelatihan menurut, karena Kubar merupakan sentra industri unggulan Karet dan juga memiliki lahan karet terluas. "Tetapi karena, alat penunjangnya belum memadai, sehingga kita hanya menjual karet mentah," sebutnya. Ia menyarankan, agar mutu jual karet lebih baik petani tidak boleh lagi mencampur getah karet dengan pasir, air, dan daun.

Sementara itu Kepala Seksi Diperindagkop dan UMKM Kaltim Dra Hertati yang membuka pelatihan ini mengharapkan, peserta mampu meningkatkan wawasan baik dari petani maupun pedagang pengumpul karet terutama pengolahan bahan baku karet. "Ke depan bisa memasarkan dalam bentuk produk yang lebih baik dan otomatis menambah nilai tambah," kata Hertati.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, SABTU, 27 JUNI 2009

Artikel Terkait