Disbun Latih Petani Kakao di Kutim
11 Juni 2012 Admin Website Artikel 291

SAMARINDA. Dalam upaya memberikan pengetahuan praktis kepada petani Kakao, maka Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim melalui Bidang Perlindungan kembali melaksanakan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT) untuk petani kakao murni di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur, Senin (11/06) pagi tadi.

"Pelatihan ini bertujuan untuk membentuk petani-petani Kakao yang andal serta memiliki kemampuan dan penguasaan pengetahuan lebih mengenai teknik dan tatacara mulai dari pemilihan bibit kakao yang unggul, pengolahan tanah, perawatan tanaman dan buah, pemangkasan maupun penyemprotan hama," ujar Kepala Bidang Perlindungan Disbun Kaltim Yus Alwi Rahman.

Selain itu, Sekolah Lapang PHT ini lebih difokuskan pada cara-cara atau upaya pengendalian hama dan penyakit. Disadari, penurunan produksi kakao selama ini diakibatkan adanya gangguan organisme pengganggu sedangkan upaya pengendalian hama sangat sulit.

Namun begitu, melalui SL-PHT diharapkan sedikit banyaknya akan membantu petani dalam mengelola kebun ke arah yang lebih intensif lagi. Dengan demikian, hasil yang diperoleh pun meningkat dibandingkan dengan sebelum mengikuti pelatihan ini.

"Banyak keuntungan yang bisa didapat dari mengikuti program ini, sehingga diharapkan agar Disbun Kutim turut mempertahankan program ini bahkan diperluas dan ditingkatkan. Karena begitu besar manfaatnya, terutama untuk mencapai kesejahteraan petani," harap Yus Alwi.

Sekolah Lapang Pengendali Hama Terpadu dilaksanakan selama empat bulan atau kurang lebih 20 kali pertemuan dan diikuti 50 orang petani dari desa Teluk Pandan dan desa Danau Redan, Kutim.

Ditambahkannya, beberapa waktu lalu pihaknya juga telah melaksanakan kegiatan serupa di Kabupaten Berau.

SUMBER : BIDANG PERLINDUNGAN


Artikel Terkait