Deptan Beri Modal 2 Miliar
27 Agustus 2009 Admin Website Artikel 358
Pelatihan itu dilakukan, sebab peserta memang sebelumnya mendapat suntikan modal dari Departemen Pertanian (Deptan) RI melalui program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP). Dana yang diberikan pada 2009 sebesar Rp 2 miliar, dibagi atas Rp 100 juta per Gapoktan. Ketujuh kecamatan penerima dana PUAP adalah Barong Tongkok, Damai, Long Bagun, Nyuatan, Tering dan Mook Manaar Bulatn (masing-masing 3 Gapoktan). Kemudian dua Gapoktan di Kecamatan Muara Pahu..

Ketua Panitia Semion SPi mengatakan, tujuan pelatihan ini untuk mengembangkan kapasitas Gapoktan dalam berorganisasi dan berusaha tani. Selain itu menumbuhkan jiwa kepemimpinan, dan jiwa kewirausahaan. "Berikutnya, kemampuan manajerial agar mampu berkompetisi dalam memasarkan produk usaha taninya," kata Semion.

Adapun penetapan 20 Gapoktan yang berhak menerima dana PUAP berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 1192/Kpts/OT.160/3/2009 tentang penetapan desa penerima dana PUAP. Surat Keputusan Bupati No.520/K.551/2009 tentang penetapan peserta pelatihan pengurus Gapoktan.

Kepala Seksi Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kubar Semion mengatakan, PUAP juga dilaksanakan secara terintegrasi dengan dengan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). ?Oleh sebab itu keberhasilan PUAP sangat ditentukan oleh kerja sama dan komitmen seluruh pihak,? harapnya.

KOMITMEN

Sementara Wabup Didik Effendi mengharapkan, keberhasilan PUAP sangat ditentukan oleh kerja sama dan komitmen seluruh pemangku kepentingan. Adapun kepentingan yang terlibat seperti Gapoktan, penyuluh pendamping, penyelia mitra tani, dan sebagainya. "Permasalahan yang mendasar dihadapi petani kurangnya akses pada sumber permodalan," ungkap Didik. Selanjutnya, kurangnya akses pasar, teknologi, dan masih lemahnya organisasi tani juga menjadi permasalahan.

Berdasarkan hal tersebut untuk mendukung itu semua maka, Deptan melalui Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, Peternakan, dan Perikanan (Disbuntanakan) Kubar bekerja sama dengan Kantor Katahanan Pangan Kubar memberikan pelatihan bagi pengurus Gapoktan.

Ia berharap, dengan pelatihan kepada 60 peserta yang terdiri 2 pengurus dari 20 Gapoktan, dan 20 penyuluh pendamping dapat menambah wawasan. Yang paling penting ilmu yang diperoleh selama latihan harus mentransferkan kepada teman-teman lainnya di kampung. Demikian, bantuan modal usaha Rp 100 juta per Gapoktan harus dikelola dan dipergunakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Sehingga tujuan untuk meningkatkan aktivitas kegiatan agribisnis dan pendapatan para petani di pedesaan dapat tercapai," tegasnya.

Kepala Disbuntanakan Kubar Ir Achmad Sofyan MM menambahkan, pelatihan ini manfaatnya sebagai peningkatan pemahaman. "Keberhasilan program dari Deptan menjadi tolok ukur pemerintah," kata Achmad Sofyan. Ia berharap kepada Gapoktan agar benar-benar memilih usaha yang benar-benar menjanjikan. "Dan dimanfaatkan supaya bisa memberikan usaha permodalan," katanya mengingatkan.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, KAMIS, 27 AGUSTUS 2009

Artikel Terkait