Banyak Petani Sawit Asal - Asalan
25 April 2012 Admin Website Artikel 316

PENAJAM. Kelapa sawit tidak dapat dipungkiri merupakan primadona dalam pertanian saat ini. Diberbagai daerah perkebunan kelapa sawit telah dikembangkan hingga ratusan ribu hektare setiap tahun, dan termasuk di Kabupaten Penajam Paser Utara,kelapa sawit kini terus dikembangkan dengan pesat sejak beberapa tahun terakhir.

Budidaya kelapa sawit memang dipandang mudah oleh para pelaku usahanya, seperti mulai proses pembukaan lahan, pembibitan, pemupukan hingga pemanenan dan penjualan, namun tidak dapat dipandang sebelah mata budidaya tanaman penghasil minyak ini jika ingin berhasil dengan baik dan sesuai dengan keinginan harus memahami berbagai teknik.

Berkaitan dengan  itu Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Penajam Paser Utara melaksanakan pelatihan petani kelapa sawit selama dua hari di Hotel Kalimantan, Nipahnipah, Kecamatan Penajam kemarin. Pelatihan ini dibuka Bupati H Andi Harahap, dan diikuti sebanyak 60 petani kelapa sawit. Pelatihan ini juga rencananya pada hari kedua akan melaksanakan praktik lapangan di wilayah PT Majapahit, Kelurahan Sotek.

Dalam sambutannya Bupati Andi Harahap mengatakan bahwa petani di Kabupaten Penajam Paser Utara khususnya petani kelapa sawit diharapkan jangan hanya mengerti tentang menanam budidaya sawit saja. Namun, lebih penting kata Bupati, teori dan praktik yang sesuai standar mutu terbaik pertanian sawit harus diketahui, sehingga apa yang diharapkan oleh para petani itu sendiri nantinya dapat dirasakan sesuai dengan keinginan.

Bupati menambahkan, masih banyak petani  kelapa sawit yang asal-asalan dalam menggeluti tanaman sawit. Seperti, pemilihan bibit yang kurang baik,  pemupukan tidak sesuai dengan anjuran dan sebagainya, sehingga apa yang dirasakan setelah panen tidak sesuai dengan yang diharapkan petani.

Oleh karena itu kata Bupati, ikuti pelatihan ini dengan baik dan saksama. Apabila tidak mengerti jangan segan-segan untuk ditanyakan kepada narasumber yang telah berpengalaman dibidangnya. "Kalau hanya menanam saja tanpa mengerti teori-teori didalamnya, itu mudah, tapi kita tidak akan bisa menghasilkan sawit yang baik. Oleh karena itu mari kita galakkan pertanian dan perkebunan kita sesuai dengan yang diharapkan, sehingga dapat menghasilkan produksi yang baik demi mendukung pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara, sesuai visi-misi kabupaten kita," kata Bupati.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dishutbun Penajam Paser Utara Andi Iskandar Hamala mengatakan,pelatihan tersebut merupakan salah satu kegiatan dari Dishutbunyang telah dan akan terus dilaksanakan kedepan kepada para petani. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memberikan pengetahuan kepadapara petani khususnya petani kelapa sawit yang ada di daerah ini.

Sementara itu diujung kegiatan pembukaan pelatihan yang diisi dengan sesi tanya jawab dengan Bupati,itu beberapa petani  sawit masih mengeluhkan tentang beberapa masalah yang mereka hadapi selama bertani kelapa sawit, salah satunya adalah Alwi. Ia mengungkapkan selama ini masih kesulitan mulai jalan sebagai akses pengiriman buah sawit, sulitnya mendapatkan pupuk hingga permainan pembeli sawit disaat-saat tertentu. Alwi berharap kepada pemerintah daerah masalah-masalah yang ia dan petani sawit lainnya dialami itu mendapatkan solusi terbaikdari pemerintah daerah.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, RABU, 25 APRIL 2012

Artikel Terkait