Ajang Tukar Pikiran dan Informasi
18 Desember 2010 Admin Website Artikel 280

JAKARTA -  Panitia Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XIII 2011 yang terdiri dari panitia provinsi kabupaten/kota mengikuti rapat pleno, Jumat (17/12) kemarin di Auditorium Gedung Kementerian Pertanian Jl Harsono RM Ragunan, Jakarta Selatan. Rapat pleno dibuka Menteri Pertanian (Mentan) RI Siswono. Rapat pleno itu dihadiri Staf Ahli Bidang Pembangunan Pemprov Kaltim H Sulaiman Gafur mewakili Gubernur Kaltim, Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional Winarno Tohir, Ketua Umum Penas Kukar HAPM Haryanto Bachroel, serta panitia lainnya.
Mentan Siswono dalam rapat pleno mengatakan Penas yang digagas oleh para tokoh tani dan nelayan sejak tahun 1971 itu merupakan peristiwa penting, dimana para kelompok tani nelayan dari seluruh Indonesia berhimpun dan saling bersilaturahmi, bertukar pikiran dan informasi, berkarya dan berkreasi, berkomunikasi dan berinteraksi dengan para stakeholder pembangunan pertanian lainnya. Baik pemerintah, kalangan swasta, BUMN kalangan perguruan tinggi, lembaga penelitian dan lain-lain.

"Berkenaan dengan penyelenggaraan Penas XIII 2011, saya menyambut baik dan mendukung kegiatan itu dan bagi semua pihak yang terlibat dalam persiapan dan pelaksanaan Penas yang nantinya dapat membantu para petani nelayan dan aparat pertanian di pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam mempersiapkan diri menyongsong Penas di Kutai Kartanegara," kata Siswono. Dia menambahkan, melalui Penas ini petani nelayan akan semakin daya saing dan kemandirian dalam rangka meningkatkan pendapatannya.
Sementara Staf Ahli Bidang Pembangunan Provinsi Kaltim H Sulaiman Gafur menjelaskan Penas merupakan forum pertemuan atau tempat kegiatan belajar mengajar, tukar menukar informasi dan pengalaman antara para petani-nelayan dan hutan, peneliti, penyuluh, pihak swasta dan pemerintah sehingga dapat membangkitkan semangat, tanggung jawab, serta kemandirian bagi petani-nelayan dan hutan.
Tujuannya untuk meningkatkan motivasi dan kegairahan petani-nelayan, juga masyarakat pelaku agrobisnis dalam pembangunan sistem dan usaha agrobisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan melalui kemitraan yang saling menguntungkan. Serta menumbuh-kembangkan minat generasi muda pada bidang pertanian, perikanan dan kehutanan. "Sasaran dituangkan dalam tri sukses, sukses penyelenggaraan, substansi dan ekonomi kerakyatan," kataya.

Sulaiman Gafur juga menyebutkan peserta yang sudah mendaftar ke panitia mencapai 30 ribu orang. Hal tersebut menurut dia, akan berpengaruh terhadap transportasi. Dalam hal ini panitia terus melakukan koordinasi agar arus transportasi baik melalui, darat udara maupun sungai dapat berjalan baik dan lancar. "Semua peserta terdiri dari petani nelayan pendamping dijemput dengan bus menuju pemondokan di Kukar (rumah penduduk). Kemudian rombongan menteri, gubernur menggunakan kendaraan LO menuju hotel di Samarinda dan Tenggarong," jelasnya.
Untuk diketahui Penas XIII digelar pada 18-23 Juni 2011 di Kabupaten Kukar. Kegiatan Penas terdiri dari 7 bidang dan 37 kegiatan. Setelah rapat pleno, kemarin kegiatan dilanjutkan dengan dialog. Sebagai pemateri terdiri dari Ketua Umum Penas Kukar HAPM Haryanto Bachroel, Staf Ahli Bidang Pembangunan H Sulaiman Gafur, dan Ketua Umum KTNA Nasional Winarno Tohir. Kemudian dilanjutkan dengan rapat bidang-bidang, salah satunya dialog interaktif  Penas 2011 bersama TVRI Jakarta. 

 

DIKUTIP DARI KALTIM POST, SABTU, 18 DESEMBER 2010


Artikel Terkait