Wagub : Penting untuk Tukar Informasi
20 Juni 2011 Admin Website Artikel 322
TENGGARONG. Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy mengharapkan agar momentum Penas XIII Petani-Nelayan dapat dimanfaatkan semakismal mungkin oleh para Petani-Nelayan di Tanah Air, khususnya alam rangka saling tukar-menukar informasi pengembangan usaha tani.

Hal ini dikemukakan Wagub ketika membuka Temu Karya Kontak Tani Nelayan yang berlangsung di Gedung Bela Diri, Ahad kemarin (19/6). Pada kesempatan yang sama Ketua Seksi Temu Karya Drs H Hazairin Adha MM melaporkan, temu karya dihadiri perwakilan seluruh provinsi di Indonesia yang terdiri dari kalangan petani dan nelayan, penyuluh, swasta, guru pertanian, pelajar, peneliti dan masyarakat umum.

Temu karya menampilkan sejumlah petani-nelayan yang punya banyak pengalaman di bidang usahanya masing-masing. Dari Kaltim, turut berparsipasi Darwis, petani Kelurahan Sempaja Samarinda yang punya pengalaman dalam hal pengendalian hama PBK dengan sarungisasi buah kakao dan Ansin Hamami dari Desa Bangun Rejo Tenggarong yang punya banyak pengalaman dalam hal pengelolaan keramba jaring apung di danau pasca tambang batu bara.

"Oleh karena itu, temu karya penting sekali dalam rangka sharing karya sesama peserta, meningkatkan pengetahuan, kecakapan, keterampilan dan wawasan usaha. Pengembangan kemampuan menyampaikan gagasan, pengalaman dan pengetahuan serta keterampilan kepada orang lain, dan menumbuhkan kepercayaan kepada kemampuan diri sendiri di dalam menerapkan teknologi yang dikembangkan," ujar Wagub.

Sementara itu, kepada media yang mewawancarainya usai mengikuti pembukaan Penas XIII Petani Nelayan 2011 Kabupaten Kutai kartenagara di Stadion Madya Aji Imbut Tenggarong Seberang, Sabtu (18/6) mengatakan, banyak pihak mengagumi Penas XIII Petani Nelayan 2011 Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai event yang terlengkap dan termegah, sekaligus bukti kekompakkan dan kerjasama yang baik seluruh pihak di daerah.

"Penyelengaraan kali ini dinilai para pihak merupakan penyelenggaraan terlengkap bahkan terbaik," ujar Farid Wadjdy, Menurut dia, keadaan ini merupakan ungkapan pihak lain terhadap Kaltim yang dinilai sukses melaksanakan event empat tahunan bagi para petani dan nelayan se-Indonesia, sekaligus membuktikan bahwa kerjasama dan kekompakkan sangat penting untuk menggapai sukses. Namun demikian, kesuksesan pada pembukaan dan penyelenggaraan ini hendaknya tidak membuat terlena para panitia dan pemerintah daerah. Tetapi hendaknya lebih memberikan pelayanan maksimal bagi para tamu yang berasal dari daerah lain.

"Kebanggaan bagi Kaltim telah menjadi tuan rumah atas kegiatan empat tahunan petani dan nelayan Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari kebangkitan pertanian Indonesia. Tentunya ini akan menjadi pemicu semangat pelaku pertanian di daerah untuk lebih meningkatkan peran menciptakan ketahanan pangan Indonesia, khususnya Kaltim," harap Farid.

Pemerintah melalui instansi maupun dinas teknis untuk selalu meningkatkan peranan meningkatkan pengetahuan dan wawasan para pelaku pertanian di daerah. Sehingga keinginan pemerintah untuk meningkatkan kemampuan tata kelola pertanian yang berimbas pada peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan segera diwujudkan.

SUMBER : HUMAS PROV. KALTIM

Artikel Terkait