Gapki Mundur dari RSPO tidak Ganggu Produksi CPO
03 Oktober 2011 Admin Website Artikel 343
JAKARTA--MICOM: Mundurnya Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) dari Roundtable Sustainable Palm Oil (RSPO) tidak akan mengganggu produksi crude palm oil (CPO) Indonesia.

Direktur Eksekutif Gapki Fadhil Hasan menyatakan hal tersebut pada Minggu (2/10).

Perkiraan target produksi CPO tahun 2011 berkisar 22,5 juta ton sampai 23,5 juta ton. Jadi, tidak ada dampak yang negatif dengan mundurnya Gapki dari RSPO.

Pada Jumat (30/9), GAPKI secara resmi telah keluar dari forum internasional untuk kelestarian komoditas minyak kelapa sawit, RSPO.

RSPO menyesalkan keluarnya asosiasi yang mewakili seluruh pengusaha sawit dari negara yang menjadi produsen terbesar CPO itu.

Dalam situs RSPO, sekretariat forum itu sedang berupaya untuk mencari perwakilan sementara untuk pekebunan sawit dari Indonesia dalam struktur pengurus eksekutif RSPO sampai dengan adanya pemilihan pengurus baru pada November mendatang.

"Di RSPO sifatnya hanya sukarela dan untuk ISPO itu wajib," tambah Fadhil.

Ia juga mengatakan bahwa masih ada perusahaan yang tergabung di dalam Gapki namun juga menjadi anggota RSPO.

DIKUTIP DARI MEDIA INDONESIA, SENIN, 3 OKTOBER 2011

Artikel Terkait
Layanan Perkebunan Online
Info Permohonan Informasi
Layanan Pengaduan
Statistik
Online 7
Pengunjung Hari Ini 556
Halaman Dikunjungi Hari Ini 6251
Total Pengunjung 84620
Total Halaman Dikunjungi 521364
Government Public Relation