UE Minta Industri Sawit Indonesia Perhatikan Lingkungan
29 Februari 2012 Admin Website Artikel 263

JAKARTA. Uni Eropa mengharapkan industri sawit Indonesia bisa memperhatikan dan mengatasi masalah-masalah lingkungan. Harapan ini juga didukung oleh pengusaha-pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

"CPO (minyak sawit mentah) adalah industri besar bagi Indonesia. Eropa juga menyukai produk kelapa sawit, dan kami adalah salah satu pasar terbesar Indonesia. Tapi kita semua mengakui ada dampak lingkungan dari industri ini. Jadi hari ini kita mempelajari contoh-contoh bagaimana industri dapat tumbuh pada saat yang sama juga mengatasi masalah-masalah lingkungan," sebut Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Julian Wilson, dalam acara Insentive for Sustainability in Agri-Business Sustainable Palm Oil, di Jakarta, Rabu (29/2/2012).

Ia mendengar, ada perusahaan yang bergerak di industri sawit yang telah melakukan methane capture dari pengolahan kepala sawit. Hasilnya, perusahaan bisa menghemat tagihan listrik sekaligus mengurangi emisi rumah kaca. "Kami berharap industri CPO Indonesia memperbanyak contoh-contoh ini dan menghijaukan industri mereka sambil menjaga profitabilitas mereka," tambah Julian.

Sementara itu, Wakil Ketua Kadin Indonesia Bidang Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim, Shinta Kamdani mengatakan komunitas bisnis Indonesia bisa melihat adanya kesempatan besar untuk melakukan investasi hijau. "Kami menyambut dukungan pemerintah agar pelaku bisnis di Indonesia melakukan transisi tersebut," ucap Shinta.

DIKUTIP DARI KOMPAS, RABU, 29 PEBRUARI 2012

Artikel Terkait