Petani Karet Hasilkan Rp 2 JUta Seminggu
10 Mei 2012 Admin Website Artikel 342

SENDAWAR. Sebanyak 34 ribu hektare perkebunan karet di beberapa kecamatan di Kubar. Sekitar 17 ribu hektare kebun karet sudah panen. Berdasarkan perhitungan, per 1 hektare petani karet bisa menghasilkan Rp 2 juta setiap minggunya.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan Perikanan dan Peternakan (Disbuntanakan) Kubar Arifin Nanang, Selasa (9/5) kemarin. Dia menyebutkan hal itu ketika membuka pelatihan teknis pengendalian OPT pada tanaman karet dan sosialisasi pembukaan lahan tanpa bakar (PLTB) di Balai Pertemuan Umum Kecamatan Sekolaq Darat, selama dua hari dimulai Senin dan Selasa (8-9/5). Pelatihan diikuti 55 peserta, bekerja sama dengan Disbuntanakan Kubar, Dinas Perkebunan Provinsi. Melibatkan UPT BPL Salatiga Jawa Tengah sebagai peneliti.

Menanggapi harga karet yang tidak stabil, ia menyatakan, disebabkan harga karet bersih dengan  yang biasa tidak terlalu jauh. Petani memilih memproduksi karet berstandar mutu biasa (kurang baik).

Mendatang, perlu kesepakatan antara pedagang, petani, dan Disbuntanakan Kubar sebagai mediator. "Tujuannya agar petani tidak dipermainkan soal harga. Petani harus menjaga standar mutu yang dihasilkan," harapnya.

Kepala Bidang Perlindungan pada Dinas Perkebunan Kaltim Ir Yus Alwi Rahman MSi mengharapkan, pelatihan membuka wawasan petani, agar bisa mengolah hasil karet lebih maksimal.  Hal ini dilakukan dengan melihat faktor pengendalian lingkungan. Dengan cara, tidak membuka lahan dengan membakar, sebab Kaltim sebagai provinsi ketiga, setelah Kalimantan Tengah dan Batam dalam hal perubahan iklim. Peran petani sangat diharapkan. Membakar lahan merupakan tindak pidana.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, KAMIS, 10 MEI 2012


Artikel Terkait