Pengembangan Jarak Pagar Nasional Gagal Total
05 Juni 2012 Admin Website Artikel 271
MALANG. Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur menyatakan program pengembangan jarak pagar (Jatropha curcas L) secara nasional gagal total. Penyebabnya karena pemerintah tidak konsisten dengan kebijakan energi yang dibuatnya.

"Saat harga minyak dunia naik, pemerintah kerap panik. Sementara saat harga minyak dunia turun, dengan mudah melupakan kebijakan hemat energi yang sudah dicanangkan sebelumnya," Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Eko Widaryanto kepada Media Indonesia, Minggu (3/6).

Ia menjelaskan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak, pemerintah sudah berupaya mengembangkan bahan bakar nabati (biofuel) dengan membentuk tim nasional pengembangan Bahan Bakar Nabati (BBN) melalui Keputusan Presiden No 10 Tahun 2006.

Selain itu, kata dia, dalam mendukung pengembangan BBN juga diterbitkan Peraturan Presiden No 5 tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional.

DIKUTIP DARI MEDIA INDONESIA, MINGGU, 3 JUNI 2012

Artikel Terkait