Pembebasan Lahan masih Alami Kesulitan
04 Januari 2008 Admin Website Artikel 437
Manajer Administrasi PT KSD Martono menjelaskan, manajemen PT KSD yang ada di Kecamatan MMB telah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat yang tanahnya terkena pembebasan. Pasalnya ada beberapa kendala yang dihadapi perusahaan, di antaranya ada banyak masyarakat enggan menyerahkan lahannya karena ganti rugi dianggap tidak seusai. Padahal menurutnya, nilainya pembebasan lahan sudah menjadi kesepakatan bersama.

"Manajemen PT KSD Jakarta telah mengirim surat ke Pemkab Kubar untuk dapat hadir dalam pertemuan dengan masyarakat enam kampung," ujarnya.

Ditambahkan, rencananya Januari 2008 ini akan dilaksanakan pertemuan dengan seluruh masyarakat yang belum menerima ganti rugi. Sekaligus akan diserahkan ganti rugi bagi masyarakat yang lahannya telah dibebaskan untuk perkebunan sawit. Dijelaskan, belum dibebaskan seluruh lahan perkebunan sawit milik PT KSD tersebut berdampak pada lambatnya penyelesaian pembangunan tanggul pengaman banjir. Dari panjang 19 kilometer, baru rampung dikerjakan dua kilometer.

Areal perkebunan sawit PT KSD berada di Gunung Rampah, Karangan, Kelumpang, Jengan, Merayaq dan Marimun dengan luas lahan sekitar 2.259 hektare. Saat ini baru 700.000 bibit yang disemai di atas lahan 60 hektare.

Menanggapi kesulitan yang dihadapi PT KSD dalam pembebasan lahan, Asisten II Bidang Perekonomian H Ediyanto Arkan SE menyatakan Pemkab Kubar siap memfasilitas perusahaan untuk bertatap muka dengan masyarakat yang lokasi kebunnya terkena program perkebunan kelapa sawit. "Perlu dipahami, keberadaan perkebunan kelapa sawit hadir di tengah-tengah masyarakat untuk kesejahteraan dan peningkatan taraf hidup masyarakat," ujarnya.

Ada 85 Perusahaan Perkebunan Sawit

KEPALA Dinas Pertanian Kutai Barat Ir H Achmad Sofyan mengatakan, saat ini baru tujuh perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Kabupaten Kutai Barat. Seluruhnya ada 85 perusahaan yang mengajukan permohonan berinvestasi di Kubar.

"Ke-85 perusahaan itu tersebar di 21 kecamatan dengan luas lahan seluruhnya mencapai 1.361.655 hektare. Perusahaan-perusahaan itu mengantongi izin lokasi, izin usaha perkebunan dan hak guna usaha. Sebagian lainnya dalam proses permohonan pengajuan izin," ujar Sofyan.

Ditambahkan, tujuh perusahaan yang telah beroperasi antara lain PT KSD yang beroperasi di Mook Manaar Bulatn, PT Kruing Lestari Jaya dan PT Harapan Kaltim Lestari yang beroperasi di Kecamatan Damai, PT Farinda Bersaudara, PT Teguh Swakarsa Sejahtera yang beroperasi di Bongan, PT Arah Tumata dan PT Wahana Kutai Kencana yang beroperasi di Bentian Besar.

Sedangkan bibit kelapa sawit yang telah ditanam hingga November 2007 mencapai 2.545.000 benih. Bibit-bibit itu berasal dari PT Bina Sawit Palembang, PPKS Medan, dan PT Lonsum. Tanaman kelapa sawit yang telah berbuah dan menghasilkan minyak dari PT Lonsum, diolah di CPO PT Astra Kaltim Kabupaten PPU.

DIKUTIP DARI TRIBUN KALTIM, KAMIS, 3 JANUARI 2008

Artikel Terkait