Nilai Tukar Petani Perkebunan Rakyat Semakin Terpuruk
03 Februari 2016 Admin Website Berita Daerah 321
Nilai Tukar Petani Perkebunan Rakyat Semakin Terpuruk

SAMARINDA. Nilai Tukar Petani Perkebunan Rakyat (NTPR) untuk wilayah Kaltim semakin terpuruk, pasalnya bila dibandingkan bulan Desember 2015 sebesar 96,90 persen, pada bulan Januari 2016 menjadi 96,15 persen.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik Kaltim, M. Habibullah, penurunan terjadi karena indeks yang diterima oleh petani (It) mengalami penurunan  sebesar -0,12 persen sedangkan indeks yang dibayar oleh petani (Ib) yang mengalami peningkatan sebesar 0,66 persen.

"Peningkatan indeks harga yang dibayar oleh petani (Ib) pada Januari 2016 mengalami peningkatan karena adanya peningkatan pada indeks konsumsi rumah tangga sebesar 0,82 persen sedangkan indeks BPPBM (biaya produksi dan penambahan barang modal) mengalami penurunan sebesar -0,03 persen," urainya.

Sementara itu, lanjutnya, NTP Kaltim bulan Januari 2016 sebesar 97,46 persen atau lebih tinggi dibanding nilai NTP pada bulan Desember 2015 yang tercatat sebesar 97,31 atau secara kuantitatif mengalami peningkatan sebesar 0,16 persen.

Diterangkan, NTP per sub sektor lainnya di bulan Januari 2016 adalah NTP Tanaman Pangan (NTPP) tercatat sebesar 96,75 persen; NTP Hortikultura (NTPH) sebesar 91,55 persen; NTP Peternakan (NTPT) sebesar 106,29 persen dan NTP Nelayan (NTPN) sebesar 98,95 persen. (rey/disbun)

SUMBER : BADAN PUSAT STATISTIK


Artikel Terkait