Masyarakat Dapat Manfaatkan UPTD Teknologi Terapan Perkebunan
09 Desember 2011 Admin Website Artikel 309

SAMARINDA. Guna peningkatan dan pengembangan terhadap penguasaan teknologi perkebunan, maka masyarakat hendaknya dapat memanfaatkan serta mengambil percontohan tata kelola perkebunan di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Teknologi Terapan Perkebunan (T2P) milik Dinas Perkebunan Kaltim.

Unit ini terletak di Kilometer (Km) 41 Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara dan unit ini nantinya akan menjadi “kebun induk” bagi pengembangan berbagai jenis tanaman baik tumbuhan  khas Kaltim maupun jenis plasma nutfah dari daerah lain di luar Kaltim.

“Memang sejarahnya UPTD ini untuk pengembangan komoditas tanaman Lada. Namun sesuai dengan perkembangan dan semakin banyaknya jenis tanaman yang menjadi komoditas unggulan masyarakat, maka Disbun mengarahkan agar unit ini menjadi kebun induk atau percontohan bagi masyarakat petani perkebunan di Kaltim,” kata Kepala Bidang Perlindungan Disbun Kaltim Bambang Fazrul Fallah.

Sehingga lanjutnya, dengan keberadaan unit ini nantinya diharapkan masyarakat petani perkebunan di sekitar UPTD maupun masyarakat Kaltim lainnya dapat datang serta melihat langsung mengenai teknologi terapan terhadap pengelolaan dan pengembangan berbagai komoditas unggulan.

Sebab, UPTD ini akan diarahkan menjadi outletnya pengembangan teknologi perkebunan. Bahkan, di kawasan ini dengan segala fasilitasnya dapat dimanfaatkan masyarakat petani perkebunan untuk melakukan uji coba maupun pelatihan-pelatihan pertanian.

“Khususnya pelatihan-pelatihan maupun uji coba yang berkaitan dengan pengembangan teknologi perkebunan maupun guna peningkatan produksi perkebunan. Karena kawasan ini sebagai kebun induk tentunya memiliki berbagai jenis komoditas tanaman unggulan yang dapat dikembangkan masyarakat petani perkebunan di Kaltim,”  jelasnya.

Menurut dia, keberadaan UPTD ini selain menjadi kebun induk juga outletnya berbagai plasma nutfah yang sudah dikembangkan Disbun Kaltim dan dapat mengikuti maupun mengembangkan pola-pola penanaman oleh masyarakat.

“Karenanya, masyarakat dapat mencontoh bahkan melakukan pelatihan di UPTD ini, terutama dalam upaya untuk meningkatkan pengetahuan serta wawasan masyarakat petani perkebunan di Kaltim agar dapat meningkat produksi perkebunannya. Mari manfaatkan fasilitas serta kemajuan teknologi perkebunan yang ada di unit ini, sehingga petani Kaltim memiliki daya saing yang tinggi di sektor perkebunan,” harap Bambang Fazrul Fallah.

Ditambahkannya, secara keseluruhan kawasan UPTD Teknologi Terapan Perkebunan ini memiliki luasan areal mencapai 7,5 hektare. saat ini telah dikembangkan beberapa komoditi unggulan, diantaranya Kelapa dalam  seluas satu hektare, Lada dua hektare, Kepala sawit seluas satu hektare, Kopi setengah hektare dan Kakao setengah hektare serta Aren satu hektare.

SUMBER : HUMAS PROV. KALTIM

Artikel Terkait