Maksimalkan Potensi Perkebunan Masyarakat
15 Februari 2012 Admin Website Artikel 270

MALINAU. Bupati Dr Yansen TP MSi meminta Dinas Perkebunan (Disbun) untuk lebih serius menangani dan memperhatikan perkebunan milik masyarakat yang tersebar di seluruh desa dan kecamatan.

Misalnya yang mendapat sorotan ialah perkebunan kakao milik masyarakat di Kecamatan Mentarang. "Dari dulu kita memang punya potensi. Sekarang harus kita kembangkan lagi. Ini tugas pemerintah terutama dinas perkebunan," tegas Yansen TP saat melakukan kunjungan ke lokasi perkebunan kakao milik Kepala Adat Desa Mentarang, Balang.

Bupati Yansen TP mengagumi perkebunan milik warga Desa Mentarang Baru ini karena kondisinya cukup bagus. Areanya terpelihara dengan baik dan tanamannya pun tumbuh subur dengan buah yang tampak lebat dan besar. Di hadapan sejumlah warga petani, Yansen TP menilai kondisi tersebut hendaknya menjadi teladan. Dengan kepemilikan lahan seperti itu petani sudah bisa hidup makmur.

"Yang muda-muda apalagi, harus bisa seperti ini. Jangan kalah sama orang tua," tegasnya memberikan semangat kepada para pegawai dan masyarakat yang hadir dalam kunjungannya di perkebunan kakao masyarakat pekan kemarin.

Kepada Dinas Perkebunan, petugas penyuluh lapangan (PPL) dan Satgas Gerdema, Yansen TP meminta untuk secara intens membina dan membantu para petani. Sebab, tak sedikit keluhan yang disampaikan langsung para petani pada pada dirinya saat itu.

Yang banyak mendapat sorotan ialah kehadiran atau keterlibatan petugas pertanian dan perkebunan di lapangan yang sangat jarang. Karena saat dibutuhkan petani, sulit dicari. Para petani meminta agar Yansen TP mendorong petugas lapangan untuk lebih giat lagi di lapangan bersama para petani.

Dinas Perkebunan, Dinas Pertanian dan Peternakan, PPL termasuk Satgas Gerdema, tegas Yansen TP harus lebih serius dalam berkonsentrasi di lapangan bersama masyarakat dan petani. "Jangan hanya duduk di kantor. Tidak akan menyelesaikan masalah di lapangan!" tegas Yansen TP di hadapan pejabat dinas dan petugas PPL serta Satgas Gerdema.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati dan pejabat FKPD juga didaulat untuk melakukan panen perdana kakao hasil menempel tunas baru  yang dilakukan sendiri oleh petani. "Batang induknya ini hasil penanaman dari zaman pemerintah Bulungan, kemudian kita remajakan dengan menempelkan tunas baru pada batang induk yang sudah tua itu," ungkapnya.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, RABU, 15 PEBRUARI 2012


Artikel Terkait