Disbun Gelar Pelatihan Pembakuan Statistik Perkebunan
20 April 2011 Admin Website Artikel 284

BALIKPAPAN. Kasubbag Perencanaan Program Disbun Kaltim,  membuka secara resmi pertemuan Sosialisasi Pembakuan Statistik Pekebunan (PSP) yang dilaksanakan pada tanggal 19-21 April 2011, bertempat di Hotel Grand Tiga Mustika, Balikpapan. Dengan peserta sebanyak kurang lebih 20 petugas statistik Kabupaten / Kota se Kalimantan Timur, hadir sebagai narasumber sekaligus sebagai fasilisator dari Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian dan petugas dari Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur.

Dengan terbitnya Undang-undang perkebunan no 18 tahun 2004, subsektor perkebunan menindaklanjuti dengan disusunnya Pedoman Pembakuan Statistik Perkebunan (PSP-2006) dalam mengumpulkan, mengolah dan melaporkan data statistik perkebunan. Pelaksanaan pertemuan  dimaksudkan untuk membekali materi petugas mantri kebun sekaligus sebagai petugas pengumpul data statistik perkebunan di tingkat  Kabupaten  / Kota se Kalimantan Timur. Dari pertemuan ini di harapkan kesamaan persepsi tentang data yang bisa menjadi  informasi  yang akurat, up to date serta valid, sebagai bahan monitoring dan evaluasi per triwulan atau semester serta penyusunan kebijakan di level pimpinan dalam merencanakan program subsektor perkebunan di masa datang.

Sosialisasi Pembakuan Statistik Perkebunan 2006 dan E-form (electronik form) ini dimaksudkan sebagai bahan panduan dalam kegiatan pengumpulan dan pengelolaan data statistik subsektor perkebunan dalam lingkup sistem agribisnis perkebunan.  Tujuan dari sosialisasi ini adalah menjadi acuan bagi pengumpul dan pengelola data tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan pusat dalam mengelola data subsektor perkebunan dalam lingkup sistem agribisnis perkebunan.

PSP ini meliputi kegiatan pengumpulan data subsektor perkebunan dalam lingkup sistem agribisnis perkebunan yang bersifat umum, baku dan minimal harus dipenuhi dalam pengumpulan data subsektor perkebunan dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan pusat. Dalam buku ini berisi panduan yang menjadi acuan dalam pengumpulan data subsektor perkebunan dalam lingkup sistem agribisnis perkebunan yang mencakup mulai dari persiapan, metodologi pengumpulan data, pengelolaan data, proses pengiriman data dari kabupaten/kota ke pusat hingga pelaporan dan penyajian data. 

Pada acara tersebut di sosialisasikan pula implementasi E-form dalam pengumpulan data komoditas perekebunan dalam format elektronik yang dapat langsung dikirim melalui media elektronik seperti internet maupin email. Salah satu keunggulan sistem ini adalah cepat diterima oleh pengguna baik di tingkat provinsi maupun pusat. Disamping itu para peserta sangat diuntungkan dengan sistem tersebut karena mereka dapat langsung merubahnya didasarkan fakta lapangan yang diperoleh dari para mantri perkebunan yang sekaligus sebagai pengumpul data perkebunan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Sinkronisasi dan Validasi Data Perkebunan untuk Angka Tetap (ATAP) Tahun 2010 dan Angka Sementara (ASEM) Tahun 2011.

SUMBER : SUB BAGIAN PERENCANAAN PROGRAM


Artikel Terkait