Lada
03 Juni 2020 Admin Website Komoditi 1966
Lada

Lada di Kalimantan Timur merupakan komoditi tradisional yang sudah cukup lama dikenal dan dikembangkan oleh rakyat. Beberapa waktu yang lalu komoditi lada merupakan salah satu komoditi ekspor Kalimantan Timur yang cukup penting, yang dikenal dengan mutu white pepper Samarinda. Setelah harga komoditi tersebut jatuh di pasaran dunia sampai pada titik yang paling rendah dan bencana kebakaran lahan serta kemarau panjang yang melanda Kalimantan Timur tahun 1982 yang lalu produksi lada Kalimantan Timur menurun secara drastis, sehingga sejak saat itu Kalimantan Timur tidak lagi tercatat sebagai pengekspor  lada. 

Dalam beberapa tahun ini dalam upaya mengembalikan kejayaan lada Kaltim, pertanaman lada rakyat kembali diintensifkan, lebih - lebih dipicu adanya kenaikan harga yang cukup signifikan di pasaran dunia.

 Tahun 2015, Varietas tanaman lada yang dikembangkan di wilayah Kaltim (meliputi kecamatan Loa Janan dan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Berau akhirnya resmi menjadi varietas unggul nasional dengan nama Malonan 1.

Malonan 1 mengandung minyak atsiri sebesar 2,35%, oleoserin 11,23% dan piperin 3,82 lebih tinggi dari oleoserin dan piperin lada putih varietas Petaling 1 yang hanya 10,66% dan 3,03%.

Kemudian, lada enteng dengan kandungan minyak atsiri 2,90%, piperin 3,96% dan oleserin 12,59%. Sedangkan lada hitam dengan kandungan minyak atsiri 2,61%, oleoserin 15,60% dan piperin 3,18% lebih tinggi dari oleoserin dan piperin lada hitam varietas Natar 1, yakni 11,29 % dan 2,35%.

Selain itu, Malonan 1 memiliki toleran terhadap penyakit busuk pangkal batang dan mampu berproduksi sepanjang tahun dengan rata-rata produksi 2,17 ton per hektar per tahun.

Luas areal lada rakyat di Kalimantan Timur tahun 2019 tercatat sebanyak 8.921 ha dengan jumlah produksi sebanyak 5.799 ton lada kering. Produksi dari tanaman lada tersebut diatas seluruhnya dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri dan ekspor.

Perkembangan data statistik, produksi, produktivitas dan tenaga kerja perkebunan Kalimantan Timur komoditi lada tahun 2011 - 2019 dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 1. Rekapitulasi Luas Areal, Produksi & Tenaga Kerja Lada

Tahun Luas TM
(Ha)
Total Luas
(Ha)
Produksi
(Ton)
Produktivitas
(Kg/Ha)
Jumlah Petani
(KK/TKP)
2019 6.351 8.921 5.799 913 7.748
2018 6.179 9.021 6.484 1.049 7.845
2017 6.147 9.012 6.057 985 7.829
2016 6.529 9.382 4.727 724 8.255
2015 6.525 9.606 6.923 1.061 8.965
2014 6.482 9.497 6.704 1.034 9.227
2013 6.486 9.316 6.784 1.046 9.133
2012 7.190 10.226 6.789 944 8.991
2011 7.696 10.472 7.259 943 9.754

Sumber : Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (2020) 

Tabel 2. Rekapitulasi Luas Areal, Produksi & Tenaga Kerja Menurut Kabupaten/Kota 2019

Kabupaten  Kota Luasan Total
(Ha)

Produksi

(Ton)

Produktivitas

(Kg/Ha)

Jumlah Petani

(KK/TKP)

Kutai Kartanegara 4.213 3.514 1.028 2.186
Kutai Timur 420 110 660 687
Kutai Barat 112 5 311 92
Mahakam Ulu 3 - - 2
Penajam Paser Utara 1.356 1.006 880 1.740
P a s e r 96 13 205 295
B e r a u 2.569 1.065 740 2.566
Samarinda 42 12 462 57
Balikpapan 108 74 902 119
Bontang 2 - - 4
Total Tahun 2019 8.921 5.799 913 7.748

Sumber : Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (2020)

Produk Turunan Komoditi Lada


 


Artikel Terkait