Kualitas Getah Rendah
14 April 2010 Admin Website Artikel 298
#img2# "Bayangkan saja, harga getah karet yang dipanen jika memiliki 70 persen kadar karet kering seharga Rp 29 ribu per kilogram/Kg. Sementara harga karet di Kubar karena kualitasnya rendah hanya Rp 9.400 sampai Rp 9.700 per Kg," ungkap Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kubar Milon melalui Kasi Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Yohanes Suyanto, Selasa (13/4).

Untuk itu, ia berharap agar petani karet di Kubar bisa meningkatkan kualitasnya. Ini dilakukan, agar nilai jual getah karet petani mendapatkan harga yang layak atau tinggi. "Memang kita akui, selain mutu harga juga dipengaruhi dengan nilai tukar dolar. Karena karet ini diekspor lagi kepada pasar internasional," terang Yohanes Suyanto.

Terpisah, Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan Perikanan dan Perkebunan (Disbuntanakan) Kubar Achmad Sofyan mengatakan, petani karet di Kubar sebenarnya sudah mengetahui bagaimana cara mengolah getah karet mencapai mutu yang baik itu. Ini berkat penyuluhan yang telah diberikan kepada petani, sejak usia tanam hingga panen. "Tapi persoalan petani masih memanen getah karet dan lalu menjual menjadi kentalan. Ini dijual cepat menghasilkan uang, dan tanpa memperhatikan mutunya," ungkap Achmad Sofyan. Di samping itu, kata Achmad Sofyan, perbandingan harga juga tidak terlalu signifikan.

Agar kualitas karet ini bisa ditingkatkan, dia juga meminta agar pembeli juga harus memberikan sanksi kepada petani. Bentuk sanksinya, dengan membeli mutu karet yang kualitasnya diinginkan pasar.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, RABU, 14 APRIL 2010

Artikel Terkait