Integrasi Sawit Sapi Menuju Desa Mandiri Energi
24 Desember 2013 Admin Website Berita Kedinasan 324
Integrasi Sawit Sapi Menuju Desa Mandiri Energi

SAMARINDA. Kegiatan integrasi sawit sapi yang dikembangkan instansi yang membidangi peternakan dan perkebunan memberikan imbas positif terutama dalam mendukung terwujudnya Desa Mandiri Energi melalui pembuatan biogas dari pengolahan kotoran hewan sapi.

"Dinas Perkebunan telah mengembangkan kegiatan integrasi sawit sapi dan libah berupa kotoran hewan sapi diolah menjadi biogas atau sumber energi alternatif baik untuk memasak maupun energi listrik," kata Kepala Disbun Kaltim Hj Etnawati didampingi Kepala Bidang Pengembangan Bambang Fajrul Fallah.

Menurut dia, Disbun memberikan bantuan membangun fasilitas biogas bagi petani pekebun Kelompok Tani Gemah Ripah di Desa Gunung Makmur Kecamatan Babulu Penajam Paser Utara dengan model floating digester plat besi namun didukung Dinas Peternakan Kaltim menjadi 12 unit digester berbahan fiber.

Kegiatan yang dilakukan Pemprov Kaltim melalui instansi teknis ini akhirnya menjadi rujukan bagi Dinas Perkebunan Sulawesi Selatan saat melakukan kunjungan ke Kaltim pada November lalu dalam rangkaian studi banding kegiatan integrasi sawit sapi.

Dijelaskan, terhadap pengembangan kegiatan integrasi sawit sapi membuat Desa Gunung Makmur potensial menjadi Desa Mandiri Energi (DME). Sebab, usaha pokok tani setempat adalah pekebun kelapa sawit rakyat disamping setiap keluarga memiliki ternak sapi.

Sapi yang dimiliki setiap keluarga petani pekebun sawit dikandangkan sehingga sangat potensial untuk dikembangkan biogas hasil pengolahan kotoran ternak tersebut. Sehingga, masyarakat tidak semata bergantung pada fasilitas listrik maupun kompos gas dari pemerintah.

"Sawit dengan produk turunannya disebutkan nihil limbah (zero waste) terbukti sampahnya dapat diolah menjadi biogas maupun pupuk organik, sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat pedesaan selain ramah lingkungan," jelasnya.

Disebutkan, kelengkapan teknologi integrasi sawit sapi yang diberikan berupa niogas digester berbahan plat besi dan fiber, kompor gas, generator biogas, chooper dan lampu penerang serta alat menanak nasi.(yans/adv)

SUMBER : BIDANG PENGEMBANGAN


Artikel Terkait