Gubernur: Swasta Tak Rugi Bantu Penas Tani-Nelayan
14 Juni 2011 Admin Website Artikel 267

SAMARINDA - Pekan Nasional Petani-Nelayan XIII di Tenggarong, Kutai Kartanegara tinggal menghitung hari. Demi suksesnya kegiatan akbar ini pihak swasta diminta peran aktifnya untuk membantu, khususnya menyangkut persoalan transportasi.

"Swasta tidak akan rugi membantu. Penas ini akan membuktikan adakah kepedulian pihak swasta membantu Pemerintah untuk menyukseskannya. Jangan sampai Penas tidak sukses hanya gara-gara persoalan sepele," kata Gubernur Dr H Awang Faroek Ishak pada rapat besar bersama Panitia Penas di Ruang Ruhui Rahayu Senin kemarin (13/6).

Dengan tegas, Gubernur meminta agar PT Pupuk Kaltim Bontang dapat menyumbang 10 bus. Begitu juga dengan PT Badak, PT Indominco, PT Total, Chevron dan perusahaan besar lainnya agar ikut berperan langsung. "Setelah rapat, saya langsung membuat surat agar perusahaan-perusahaan tersebut membantu Penas, khususnya transportasi. Saya kira PKT membantu 10 bus tidak akan rugi," tandas Gubernur didampingi Sekprov Dr H Irianto Lambrie MM, Danrem 091/ASN Kol Inf Aries Martanto dan Karo Ops Polda Kaltim Kombespol Djusman Aer.

Terkait kelancaran transportasi dan keselamatan para peserta di perjalanan serta masalah kemacetan, Dishub Balikpapan,Tenggarong dan Samarinda harus berkoordinasi membuat aturan, kendaraan berat trailer selama Penas tidak boleh melintas pada malam hari.

Selama H-3 maupun H + 3. Selain itu, setiap 20 KM didirikan Pos Simpatik mekanismenya, sama saat menghadapi lebaran, satu pos dilengkapi tenaga medis,keamanan dan mobil ambulans,begitu juga yang perlu diantisipasi adalah kemacetan jembatan Mahakam dan jalan Suryanata.

Demi kelancaran kegiatan nasional ini. Para SKPD boleh meningalkan tugas membantu Penas, tetapi harus ada surat izin dari atasannya.Begitu juga jajaran Dishub harus kerja lembur, pegawai admintrasi juga harus turun membantu. "Saya minta SKPD-SKPD eselon III yang tidak berperan langsung, juga ikut membantu LO, misalnya menjemput tamu" ajaknya.

Gubernur meminta dalam menjemput tamu jangan lupa ada pengalungan bunga, ditambah souvenir atau makanan khas Kaltim . Tujuannya agar tamu punya kesan dan kenangan tersendiri dan tidak akan melupakan Kaltim yang dikenal ramah. Lebih terpenting lagi, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kaltim, juga diminta agar segera menyelesaikan jalan yang masih belum mulus.

"Saya minta Pak Husinsyah (Kadis PU) hari ini jangan pulang, langsung cek perbaikan jalan, karena waktu sudah dekat dan jalan-jalan yang dilalui peserta Penas harus mulus," tegasnya. Secara rinci, Gubernur memberi saran kepada Panitia mulai hal-hal yang terkecil sampai persoalan penting, agar segera diselesaikan dengan baik karena waktu pelaksanaan Penas sudah dekat yang rencananya Sabtu (18/6) akan dibuka Wakil Presiden RI Boediono.

SUMBER : HUMAS PROV. KALTIM


Artikel Terkait