Faroek: Rakyat Berhak Sejahtera
07 Mei 2008 Admin Website Artikel 278
Bupati Kutim Awang Faroek Ishak (AFI) terus berjuang dan melakukan berbagai terobosan untuk pengembangan perkebunan sawit di daerah ini. Termasuk mendatangkan sejumlah investor menanamkan modalnya di daerah ini.

Sehubungan dengan hal itu, pada penanaman perdana kelapa sawit di Km 110, Desa Tepian Baru, Kecamatan Bengalon, yang dikelola PT Anugrah Energitama, Senin (5/5) kemarin. Pada kesempatan tersebut, AFI mengimbau PT Anugrah Energitama maupun perusahaan kelapa sawit lainnya yang sedang melakukan kegiatan usaha di lapangan hendaknya dalam membangun kebun kelapa sawit terlebih dahulu, kemudian membangun kebun sawit inti.

?Jika perlu, kebun sawit plasma dan inti dibangun bersamaan. Karena masyarakat setempat atau rakyat secara menyeluruh berhak sejahtera,? tegas Awang Faroek Ishak dalam sambutannya.

Menurut keterangan, PT Anugrah Energitama telah mengantongi izin lokasi perkebunan seluas 3.642 ha. Perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut berkomitmen tinggi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan melakukan jalinan kerja sama membangun kebun sawit plasma.

Secara terpisah, di tempat yang sama, Plt Sekcam Awang Jusnanta menyebutkan, kebun sawit plasma di Kecamatan Bengalon luasnya saat ini sudah mencapai 3.640 ha untuk 1.820 kepala keluarga (KK). Rinciannya, wilayah SP-2 seluas kebun plasma sawit yakni 500 ha untuk 250 KK. Untuk warga SP-3 yang sebanyak 300 KK mendapat lahan sawit dengan luas 600 ha. Untuk SP-4 yang terdiri atas 300 KK memperoleh kebun sawit plasma seluas 600 ha. Warga SP-7 yang terdiri atas 270 KK mendapat kebun plasma seluas 540 ha. Warga untuk SP-8 yang terdiri atas 200 KK mendapat kebun sawit plasma seluas 400 ha. ?Tiap kepala keluarga di Bengalon mendapat jatah dua hektare,? katanya.

Sedangkan pada 2009, rencananya, warga SP-6 yang terdiri atas 250 KK, bakal mendapat kebun sawit plasma pada areal seluas 500 ha dan warga Desa Meratak yang terdiri atas 500 KK juga mendapat lahan 500 ha. Berarti, warga Bengalon yang mendapat kebun kemitraan (plasma) kebanyakan masyarakat transmigrasi yang bermukim di daerah SP (Satuan Pemukiman).

Jusnanta juga mengaku gembira dan menyambut positif kehadiran investor perkebunan sawit di Desa Tepian Baru, seperti PT Anugrah Energitama, untuk membangun bersama masyarakat setempat dengan mengembangkan kebun sawit pola plasma dan kebun sawit inti.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, SELASA, 6 MEI 2008

Artikel Terkait