DSN Bangun 2 Pabrik Kelapa Sawit
15 Januari 2012 Admin Website Artikel 466
SANGATTA. Perusahaan swasta yang bergerak pada bidang perkebunan kelapa sawit PT Swakarsa Group, atau PT Dharma Satya Nusantara (DSN) telah membangun Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di wilayah Kecamatan Muara Wahau sebanyak 2 unit. Masing-masing berkapasitas 60 ton per jam.

Dibangunnya 2 unit PKS berkapasitas total 120 ton per jam itu di  dalam kawasan perkebunan kelapa sawit yang sedang dikembangkan itu yang kini masuk dalam tiga wilayah kecamatan, yakni Kongbeng, Wahau dan Telen, kata Presiden Komisaris DSN Djojo Boentoro, guna menunjang kelancaran produksi minyak kelapa sawit.
“PKS I (Pabrik Kelapa Sawit satu, Red.) sudah diresmikan pengoperasiannya sejak 2010 lalu. Saat ini peresmian PKS 2 oleh Bupati Isran Noor yang dibangun di atas lahan seluas 12 hektare,” kata Djojo Boentoro.

Di antaranya, Bupati Isran Noor, Wakil Bupati Ardiansyah Sulaiman, Dandim 0909 Sangatta Letkol Inf Husni Mubarak, Kapolres AKBP Budi Santoso, Ketua TP PKK Norbaiti Isran, Wakil Ketua TP PKK Siti Robiah Ardiansyah, Kajari, Anggota DPRD Syarifudin Ham dan Muhammad Tim, Camat Muara Wahau Abdurrahman, Camat Kongbeng Fahmi Anwar, Camat Telen Baya Sergius, Camat Bengelon Mushan, Chief Executive Officer PT Swakarsa Arifin Chayono, dan sejumlah undangan lainnya.

Djojo Boentoro menyebutkan, pihaknya sedang mengembangkan perkebunan kelapa sawit dalam wilayah Kutim belasan ribu hektare. Sebagian kebun kelapa sawit PT Swakarsa Group telah menghasilkan tandan buah segar (TBS)dan sebagian belum. Melihat potensi pertumbuhan tanaman kelapa sawit ini sangat menjanjikan, maka perlu dibangun PKS demi efesiensi dalam memaksimalkan bisnis hasil perkebunan kelapa sawit.

Sebagai bentuk keseriusan  PT Swakarsa Group untuk bersama masyarakat membangun Kutim ke arah yang lebih baik lagi. Utamanya, ikut serta dalam upaya mencerdaskan anak warga yang  di wilayah Telen, Muara Wahau dan Kongbeng, maka perusahaan DSN membangun yayasan. Yayasan DSN jenjang TK memiliki 6 ruang belajar, juga SD  memiliki 6 ruang dan SLTP.  Untuk SLTP sudah memiliki ruangan laboratorium bahasa dan fisika.

Sedangkan Tokoh Adat Dayak Ledjie Taq mengaku senang dengan dibangunnya Yayasan DSN yang diresmikan secara simbolis Bupati Isran Noor. Keberadaan Yayasan DSN di Muara Wahau ini, kata Ledjie Taq , sebagai bentuk nyata komitmen serius perusahaan perkebunan kelapa sawit untuk berinvestasi. Berdirinya Yayasan DSN di Wahau ini, berarti perusahaan tidak hanya semata-mata mengejar keuntungan untuk perusahaannya sendiri.

Tapi perusahaan juga ikut membantu untuk memberi fasilitas belajar bagi warga setempat. “Bagus sekali, karena Dharma Satya Nusantara sungguh-sungguh memperhatikan nasib masa depan anak-anak kami dengan mendirikan yayasan,” tutur Ledjie Taq pada usai  menghadiri acara peresmian Yayasan DSN, Kamis (12/1) lalu.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, MINGGU, 15 JANUARI 2012

Artikel Terkait