Disbun Tingkatkan Keterampilan Petani Susun RDK dan RDKK
08 Juni 2012 Admin Website Artikel 231
BALIKPAPAN. Penyusunan Rencana Definitif Kelompok (RDK) dan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) menjadi landasan bagi perencanaan kegiatan tanam untuk satu tahun ke depan khususnya bagi petani pekebun.

Guna meningkatkan keterampilan para petani, maka Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan RDK dan RDKK bagi 30 orang Ketua Kelompok Tani (Poktan) maupun petani di Balikpapan.

"Kegiatan berupa pelatihan ini dilakukan agar para petani mampu menyusun RDK dan RDKK dengan benar sesuai dengan aspirasi anggota kelompok tani. Sehingga, petani terampil dan mandiri," ujar Kepala Bidang Produksi Disbun Kaltim Sukardi, SP, MSi.

Menurut Sukardi, pelatihan ini dilaksanakan setiap tahun secara bertahap di seluruh kabupaten dan kota se-Kaltim. Apalagi ujarnya, masih banyak kelompok tani dan anggotanya yang belum bisa menyusun kegiatan dalam satu tahun ke depan terutama untuk kebutuhan pupuk bersubsidi.

Karenanya, dengan kemampuan dalam penyusunan RDK dan RDKK yang dimiliki para ketua Poktan maupun petani tentunya akan mempermudah kelompok tersebut mendapatkan bantuan pupuk sesuai dengan kebutuhan.

Mengingat RDKK merupakan salah satu instrumen dalam penumbuhan partisipasi petani maupun kelompok tani dengan melibatkan aparat pembina dan stakeholder/pemangku kepentingan lainnya.

Khususnya dalam penyusunan RDKK itu, maka kelompok tani akan dibimbing serta diberikan pembinaan oleh petugas/aparat pertanian, sehingga pengisian dan penyusunan RDKK dapat dipahami.

Selain itu, dengan kemampuan serta pengetahuan yang dimiliki petani maupun ketua Poktan, maka RDKK yang diusulkan kelompok tani haruslah disusun berdasarkan hasil musyawarah di masing-masing poktan.

"Pengusulan yang disampaikan melalui RDKK sebaiknya minimal dua bulan sebelum musim tanam sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan untuk periode satu tahun. Disbun Kaltim telah melaksanakan kegiatan serupa di Bulungan dan Berau beberapa waktu lalu," harap Sukardi. (yans/hmsprov).

SUMBER : BIDANG PRODUKSI

Artikel Terkait