Disbun Optimalkan Kegiatan Pro Kerakyatan
23 November 2016 Admin Website Berita Kedinasan 424
Disbun Optimalkan Kegiatan Pro Kerakyatan

SAMARINDA. Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim terus melakukan optimalisasi kegiatan pro kerakyatan yaitu peningkatan luas lahan dan produksi perkebunan dengan pola PIR Swadaya. Hingga 2016, melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Dinas Perkebunan telah melakukan kegiatan perluasan areal perkebunan rakyat seluas 15.390 Ha dengan melibatkan sebanyak 10.873 KK.

Kepala Disbun Kaltim, diwakili Kepala Bidang Pengembangan, Bambang Fajrul Fallah mengatakan kegiatan perluasan areal sudah dimulai pada tahun 2004 melalui study kelayakan di kiri kanan jalan Balikpapan – Samarinda – Bontang.

Tahun 2011, lanjutnya, kebijakan Dinas Perkebunan adalah memperkenalkan pola PIR Swadaya ekstensifikasi baik kelapa sawit maupun komoditi non sawit ke kabupaten yang sebelumnya belum pernah dilakukan kegiatan serupa, seperti Kutai Barat, Kutai Timur, Kutai Kartanegara dan Berau.

"Dari luasan 15.390 Ha tersebut meliputi kelapa sawit seluas 10.195 Ha, karet seluas 4.180 Ha, kakao seluas 790 Ha, kelapa dalam seluas 175 Ha dan lada seluas 50 Ha," urainya.

Pada tahun 2016 ini, melalui kegiatan ekstensifikasi atau penanaman baru seluas 975 Ha, yakni kelapa sawit seluas 750 Ha dan karet seluas 150 Ha. Sementara itu, lada seluas 75 Ha tidak dapat terealisasi karena adanya pemangkasan anggaran.

Selain itu, melalui kegiatan pemanfaatan lahan kritis untuk pengembangan usaha perkebunan, Disbun juga telah mengembangkan komoditi karet seluas 300 Ha.

Bambang menambahkan, pada tahun anggaran 2017 mendatang, Dinas Perkebunan juga akan melakukan kegiatan ekstensifikasi, yakni perluasan areal karet seluas 50 Ha dan lada seluas 35 Ha. Kegiatan dipadukan dengan pembinaan dan monitoring serta pengawalan kegiatan, berupa verifikasi calon petani/calon lahan (CP/CL), sosialisasi,  bimbingan teknis dan dinamika kelompok. (rey/disbun)

SUMBER : BIDANG PENGEMBANGAN


Artikel Terkait