Dana UKM JUga Untuk Perkebunan
02 Februari 2011 Admin Website Artikel 287

SENDAWAR -  Perhatian Pemkab Kubar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui penyertaan modal usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terus diperlihatkan. Pada 2011 ini, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM)  Kubar memprogramkan akan menambah penyertaan modal usaha kecil menengah (UKM)  Rp 7 miliar.

“Program tersebut tinggal menunggu persetujuan dan pengesahan anggaran,” kata Kepala Disperindagkop dan UKM  Kubar Milon SPd melalui Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Rohenson SSos MM di kantornya, Selasa (1/2) kemarin.

Dari dana Rp 7 miliar itu kata dia, Rp 4 miliar diperuntukkan bagi pelaku UKM. Sisanya Rp 3 miliar dipergunakan pelaku UKM pola jangka panjang. “Khusus untuk  UKM  pola jangka panjang,  dipergunakan membuka perkebunan karet, kakao, dan kemiri. Jadi pengembangan UKM ini tidak saja kepada usaha dagang. Melainkan juga para petani, “ terangnya.

Apalagi di bidang pertanian, khususnya karet sekarang sangat menjanjikan karena harga getah karet sangat mahal hingga mencapai Rp 14 ribu sampai 15 ribu per kg. Program UKM pola jangka panjang,   bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Selama ini UKM  dan KUB (Koperasi Usaha Bersama)  di bawah kendali Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kubar yang digulirkan sejak tahun 2003 sampai dengan 2006 untuk  867 UKM  dengan total  kredit Rp 9,134 miliar. Sedangkan 26 KUB dengan  total kredit Rp 1,315 miliar.

Pada 2007 sampai 2009  digulirkan melalui pengawasan dan pengelolaannya langsung Disperindagkop dan UMKM  dengan jumlah 384 pelaku UKM dengan total kredit Rp 8,519 miliar. Berikutnya, 4 KUB dengan total 255 juta. Kemudian pada 2010 diluncurkan lagi dana Rp 3 miliar kepada 116 pelaku UKM ditambah lagi dana guliran UKM sebesar Rp 1,1 miliar.

 

DIKUTIP DARI KALTIM POST, RABU, 2 PEBRUARI 2011


Artikel Terkait