Ada Kampung Ternak Di Penas
07 Maret 2011 Admin Website Artikel 247
MENGHADAPI Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XIII pada 18-23 Juni mendatang di Kutai Kartanegara (Kukar), Dinas Peternakan Provinsi Kaltim melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kukar mempersiapkan Kampung Ternak.

Kepala Disnak Keswan Kukar H Suriansyah mengatakan, Kampung Ternak yang disiapkan untuk kontes dan ekspo ternak itu dibangun di atas 2 hektare yang berada di Demplot Penas Desa Perjiwa, Tenggarong Seberang. Ternak yang ditampilkan pada ekspo dan kontes itu di antaranya jenis unggas (burung, bebek, ayam) dan ruminansia (kambing, domba, sapi, kerbau, rusa, dan sebagainya).

Dijelaskannya, pada kampung ternak tersebut selain kandang hewan untuk kontes dan ekspo, juga dilengkapi dengan instalasi biogas, rumah kompos, instalasi pupuk cair, dan tanaman hijauan pakan ternak.

Tak hanya itu, nantinya pengunjung kontes dan ekspo ternak bisa menikmati pemandangan Kampung Ternak melalui beberapa gazebo yang dibuat diposisi yang nyaman. "Kami juga menyiapkan stan makanan cepat saji dan Cafe Peternakan, bagi pengunjung yang ingin menikmati hasil olahan dari ternak," paparnya.

Semua bangunan maupun kelengkapan di kampung ternak tersebut, lanjut dia, merupakan suatu sistem yang saling tarkait. Contohnya, kandang sapi dan kerbau yang di sekitarnya ditanami hijauan pakan ternak, disiapkan berdekatan dengan instalasi biogas. Jadi kotoran sapi dan kerbau yang merupakan bahan baku biogas akan dialirkan langsung ke instalasi biogas.

Biogas tersebut akan dialirkan ke Cafe Peternakan sebagai bahan bakar untuk memasak berbagai macam makanan hasil olahan dari ternak. Letak cafe, stan makanan, dan gazebo, itu pastinya dalam jarak yang nyaman dan aman dari gangguan bau ternak.  

"Pastinya selain menyaksikan kontes ternak, pengunjung juga bisa mengetahui manfaat ternak dan kotorannya. Di samping itu juga berbagai makanan hasil olahan ternak juga bisa dinikmati di Kampung Ternak itu," tambahnya berpromosi.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, SENIN, 7 MARET 2011

Artikel Terkait