Terdaftar 60 Perusahaan Sawit
18 Maret 2008 Admin Website Artikel 1070
"Perusahaan sawit yang sudah terdaftar sebanyak 60 perusahaan. Ke anam puluh perusahaan sawit tersebut, terdiri dari investor luar negeri maupun perusahaan dalam negeri menyatakan siap berinvestasi di Kutim," kata Kepala Dinas Perkebunan Akhmadi Baharuddin ketika mendampingi Bupati Kutim Awang Faroek Ishak (AFI) belum lama ini.

Selaian itu menurutnya, sudah belasan perusahaan sedang melakukan kegiatan pengembangan perkebunan kelapa sawit yang bertebaran hampir pada 18 kecamatan di wilayah Kutim yang baru beranjak usia delapan tahun lebih. Perusahaan perkebunan kelapa sawit lainnya akan menyusul mengembangkan usahanya..

Puluhan perusahaan ini tentunya sangat membutuhkan adanya bibit kelapa sawit unggul. Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Kutim telah menempuh langkah tepat dalam upaya mendukung kelancaran penyediaan bibit sawit unggul kedepan, yakni membangun jalinan kerja sama penyediaan bibit kelapa sawit dengan pusat penelitian kelapa sawit (PPKS) Medan .

"PPKS tersebut telah dimulai pembangunannya beberapa hari lalu di desa Tepian Langsat, kecamatan Bengalon. Tepatnya di Hambur Batu Km 135 Trans Kalimatan poros Sengata-Berau. Kehadiran PPKS Medan di Kutim merupakan suatu penantian yang terbilang cukup lama," jelas.

Disebutkan, sejak 2002 silam PPKS Medan sudah menyatakan komitmen dan berencana untuk siap membangun pusat pembibitan kelapa sawit unggul untuk menopang program gerakan daerah pengembangan agribisnis (Gerdabangagri) . Namun, pada 13 Maret tadi baru bisa dimulai direalisasikan secara bertahap. Diyakini dalam waktu 7 hingga 8 tahun kedepan PPKS Medan di Kutim sudah mampu menghasilkan benih unggul.

Pada saat peresmian itu, sterdapat15 perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kutim mendukung keberadaan PPKS ditandai dengan ucapan persembahan karangan bunga. Yaitu, PT Sinar Mas Group, PT Swakarsa Sinarsentosa Group, PT Astra Group, PT Gunta Samba Group, PT Hamparan Perkasa Mandiri, PT Hanusentra Agro Lestari, PT Sinergy Agro Lestari, PT Comexindo Kaltim Sawit dan Comexinda Internasional, PT Agricinal, PT Agroindo Group, PT Cipta Davia Mandiri, PT Telen Group, PT Kapas, dan PT Kutai Timur Investama.

Semua perusahaan sawit ini menyatakan dukungan nyata dengan dibangunnya Pusat Teknologi dan Informasi (Pustekinfo) kelapa sawit di desa Tepian Langsat, kecamatan Bengalon.

"Perusahan kelapa sawit di Kutim ini menyambut gembira dengan dibangunnya Pustekinfo. Bukti dukungan positif itu ditandai dengan persembahan belasan karangan bunga ketika Pustekinfo diresmikan oleh Bupati Kutim Awang Faroek Ishak," jelas Akhmadi.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, MINGGU, 16 MARET 2008

Artikel Terkait