Sinkronisasi Data Perkebunan ATAP 2011, ASEM 2012 dan Angka Estimasi 2013
05 November 2012 Admin Website Artikel 304

BALIKPAPAN. Untuk menghasilkan data menjadi satu kesatuan data yang valid, akurat dan obyektif dan konsisten sesuai dengan acuan Pembakuan Statistik Perkebunan perlu dilakukan kesamaan persepsi antara kabupaten, provinsi dan pusat (Ditjen Perkebunan, Pusdatin, BPS dan Kementerian Perdagangan), Untuk itu dilakukan Pertemuan Sinkronisasi Data Perkebunan Angka Tetap (ATAP) 2011, Angka Sementara (ASEM) 2012 dan Angka Estimasi 2013

Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim menggelar Sinkronisasi Data Perkebunan ATAP 2011, ASEM 2012 dan Angka Estimasi 2013 untuk wilayah Kaltim yang dilaksanakan di Hotel Mega Lestari, Balikpapan, 1 s.d 3 Nopember 2012 diikuti oleh 22 petugas data statistik perkebunan dari Provinsi dan Kabupaten/Kota se Kaltim.

Kepala Disbun Kaltim, diwakili oleh Kepala Sub Bagian Perencanaan Program, Mahmud Kahfi, SP, MP mengatakan bahwa data dan informasi merupakan bahan utama yang diperlukan dalam penyusunan perencanaan pembangunan perkebunan kedepan. Oleh karena itu, sangat diperlukan data yang valid, akurat dan obyektif, yang diperoleh melalui Sinkronisasi Data Perkebunan ATAP 2011, ASEM 2012 dan Angka Estimasi 2013 yang kemudian akan dijadikan angka tetap (ATAP) data statistik perkebunan Kaltim tahun 2011, angka sementara (ASEM) 2012 dan angka estimasi 2013.

"Ketersediaan data dan informasi mutlak diperlukan baik dalam perumusan kebijakan maupun untuk melihat dan mengukur keberhasilan capaian kinerja yang telah kita lakukan. Sedangkan metode yang dipakai dalam penentuan angka sinkronisasi adalah dengan cara membandingkan angka tahun sebelumnya yang kemudian dianalisis kelayakannya dengan memperhatikan standar dan kriteria yang sudah dibakukan", ungkap Kahfi.

Ditambahkannya, mekanisme penyusunan angka tetap 2011 dan angka sementara 2012 dimulai dari sinkronisasi angka tetap di masing - masing kabupaten/kota yang telah disepakati, yang dilanjutkan dengan sinkronisasi tingkat provinsi yang seperti dilaksanakan pada saat ini. Hasil dari ini sinkronisasi ini akan menjadi bahan dalam sinkronisasi tingkat pusat bulan Nopember 2012 ini.

"Pada pertemuan ini diharapkan dapat diperolehnya angka tetap tahun 2011 yang final dan angka sementara tahun 2012, sehingga dapat dipublikasikan, harapnya.

Dalam kesempatan ini, dihadirkan pula Direktorat Jenderal Perkebunan sebagai narasumber. (rey)

SUMBER : SEKRETARIAT


Artikel Terkait