Sertifikasi Sawit Ala Indonesia Mulai Diakui
09 Mei 2013 Admin Website Berita Nasional 408
Sertifikasi Sawit Ala Indonesia Mulai Diakui

JAKARTA. Pemerintah telah mengeluarkan sertifikasi kelapa sawit ramah lingkungan yang berkelanjutan atau Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) sejak 2 tahun lalu.

Kini ISPO mulai diakui dunia usaha, bahkan dalam ajang International Conference and Exhibition (ICE) On Palm Oil 2013 di Jakarta Convention Center (ICE-PO), Selasa (7/5/2013), ISPO kembali disosialisasikan.

"ISPO adalah suatu kebijakan yang diambil oleh Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing minyak sawit Indonesia di pasar dunia dan ikut berpartisipasi dalam rangka memenuhi komitmen untuk mengurangi gas rumah kaca serta memberi perhatian terhadap masalah lingkungan," ungkap Menteri Pertanian Suswono usai membuka ICE-PO.

Dikatakan Suswono, sertifikasi ISPO ini merupakan bukti nyata bahwa pengembangan kepala sawit di Indonesia telah mengikuti kaidah-kaidah pembangunan berkelanjutan.

"Di ICE-PO 2013 ini diharapkan pemain industri kelapa sawit akan saling tukar informasi, pemikiran dan pengalaman antara produsen dan konsumen dalam produk kepala sawit," ujarnya.

Suswono menegaskan ISPO ini bukan hanya wacana, pemerintah berkomitmen bersama pelaku industri untuk menerapkan ISPO serius dan nyata.

"ISPO baru dikeluarkan pada 2011, namun pada awal 2013 ISPO suudah mampu mengeluarkan 10 sertifikasi terdiri atas 9 sertifikasi buat kebun dan 1 buah untuk pabrik kepala sawit. Ini sebuah capaian penting mengingat dalam ICE-PO ini hadir perwakilan dari 20 negara asing," tandasnya.

Seperti diketahui Amerika Serikat dan Uni Eropa menolak CPO Indonesia dikarenakan adanya dugaan terhadap industri sawit Indonesia terkait isu kerusakana lingkungan terutama rusaknya lahan gambut dan hutan Indonesia. Selama ini sertifikasi untuk sawit banyak yang mengacu ke standar Eropa melalui Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

DIKUTIP DARI DETIK ONLINE, SELASA, 7 MEI 2013


Artikel Terkait