Prospek Mengilap Kakao di BBJ
20 Februari 2012 Admin Website Artikel 311
JAKARTA. Biji kakao yang masuk di bursa berjangka (BBJ) pada 15 Desember 2011, telah menggairahkan harga dan produksi kakao. Untuk melengkapi prospek yang cerah, kakao perlu meningkatkan peran asosiasi dan market player.

"Melihat dari success story emas, kakao harus meningkatkan hubungan dengan asosiasi dan market player. Prospek kakao harus diimbangi dengan dua hal ini," kata Alfred Pakasi analis bursa ketika dihubungi Media Indonesia, Minggu (19/2).

Alfred menilai, perdagangan kakao yang termasuk dalam liquid itu membutuhkan banyak peran dari asosiasi dan penggerakan market player. Perdagangan emas yang meningkat beberapa waktu yang lalu menggunakan metode yang sama sehingga mampu meningkat dan berhasil mencapai volume perdagangan yang besar.

DIKUTIP DARI MEDIA INDONESIA, MINGGU, 19 PEBRUARI 2012

Artikel Terkait