Petani Sangat Berperan Wujudkan Kemandirian Pangan
09 Juni 2014 Admin Website Berita Daerah 345
Petani Sangat Berperan Wujudkan Kemandirian Pangan

MALANG. Meski harus melewati jadual yang sangat padat dalam beberapa hari terakhir, Gubernur Awang Faroek Ishak menyempatkan waktu untuk mengunjungi posko  pemondokan dan posko kontingen Kaltim Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XIV Tahun 2014 Malang Jawa Timur.

Selain memberi motivasi, saat bertemu kontingen Penas KTNA Kaltim,  Gubernur Awang Faroek  berharap agar anggota organisasi ini berperan maksimal mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan di daerah.

"Saya harap anggota KTNA Kaltim mampu berperan maksimal untuk memajukan dan mengembangkan kegiatan pertanian dalam arti luas di daerah. Terlebih setelah kembalinya ke daerah usai mengikuti Penas di Malang ini," kata Awang Faroek Ishak di Posko Kontingen Penas Kaltim di Desa Kedung Pedaringan Kepanjen Kabupaten Malang Jawa Timur, Sabtu (7/6).

Gubernur yakin, kontingen Penas KTNA Kaltim ini merupakan anggota maupun pengurus KTNA unggulan yang terpilih. Sehingga, ajang silaturahmi ini selain digunakan untuk bertemu juga menyerap pengetahuan dari daerah lain.

Tata kelola dan pola pertanian yang dilakukan daerah-daerah lain ditampilkan pada ajang Penas dan kesempatan ini hendaknya dimanfaatkan untuk mengambil dan menerapkannya di daerah.

Selain itu, pertanian di daerah tidak akan maju ujar gubernur tanpa peran serta dukungan dan keterlibatan KTNA. Dirinya berharap agar organisasi ini memberikan makna yang besar bagi kemajuan dan pembangunan pertanian Kaltim.

Awang mengakui sudah banyak pelaku utama yang sukses dan berkembang  menjadi pelaku usaha yang berhasil. Misalnya, Ahsim Hamami maupun Tarigan serta banyak lagi petani maupun nelayan yang sukses itu adalah anggota KTNA.

Perekonomian Kaltim terus meningkat serta berkembang maka hal ini terjadi karena adanya peranan KTNA di dalamnya. KTNA menurut Awang berkontribusi besar dalam pembangunan perekonomian daerah.

Program prioritas pembangunan daerah telah menetapkan pertanian dalam arti luas dan sumber daya alam maupun sumber daya manusia ini dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam upaya bersama memajukan pembangunan dan perekonomian daerah.

"Kaltim hingga saat ini dikenal sebagai daerah yang kaya raya dengan sumer daya alam yang berlimpah namun itu akan akan habis. Sehingga, kita perlu menyiapkan sumber-sumber perekonomian yang tidak akan habis yakni sektor pertanian," ungkapnya.

Karena itu kekayaan alam Kaltim yang berlimpah ini ujar Gubernur akan sangat bermakna apabila dapat dimanfaatkan untuk kemajuan daerah serta mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Bahkan melalui kegiatan di sektor pertanian maka diharapkan mampu menghapuskan dan memberantas kemiskinan serta mengurangi angka pengangguran dengan terbukanya kesempatan kerja dan peluang usaha bagi masyarakat.

Awang Faroek mengungkapkan komitmen pemerintah dalam pengembangan pertanian dalam arti luas selain mempersiapkan lokomotif perekonomian baru bagi Kaltim juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kunjungan dirangkai dengan pertemuan Gubernur Awang Faroek Ishak dengan seluruh kontingen Penas Kaltim dihadiri Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan  Ibrahim dan Kepala Dinas Peternakan Dadang Sudarya, serta Kepala Dinas Perkebunan Hj Etnawati.

Tampak hadir Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Fuad Asadin serta Kepala Balitbangda Hj Halda Arsyad dan Kepala Dinas Kehutanan Khairil Anwar. Ketua KTNA Kaltim Andi Burhan Badurahman dan Kepala Desa Kedung Pedaringan Paijin. (yans/sul/es/hmsprov)

SUMBER : http://kaltimprov.go.id/berita-3777-petani-sangat-berperan-wujudkan-kemandirian-pangan.html


Artikel Terkait