Pasangan AFI - Mukmin Resmi Pimpin Kaltim Periode 2013 - 2018
19 Desember 2013 Admin Website Berita Daerah 267
Pasangan AFI - Mukmin Resmi Pimpin Kaltim Periode 2013 - 2018
SAMARINDA. Pasangan Awang Faroek Ishak (AFI) - Mukmin Faisyal HP resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim periode 2013 - 2018. Pasangan ini dilantik Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Gamawan Fauzi melalui Rapat Paripurna Istimewa DPRD di Gedung Serbaguna Stadion Utama Kaltim Palaran Samarinda, Selasa (17/12).

Dalam sambutannya Gamawan mengatakan pelantikan menjadi titik akhir pembangunan Kaltim pemerintahan lima tahun lalu (periode 2008 – 2013) sekaligus titik awal pelaksanaan pembangunan Kaltim pemerintahan lima tahun ke depan (periode 2013 – 2018). Ke depan diharapkan semakin mendapat dukungan besar kabupaten/kota dan segenap lapisan masyarakat untuk ikut mewujudkan pemerintahan yang semakin baik dan bersih.

Menurutnya, capaian pembangunan pemerintahan Gubernur dan Wagub Kaltim periode 2008 – 2013 cukup menggembirakan. Diantaranya beberapa indikator menempatkan indeks pembangunan manusia (IPM) 76,2 persen jauh diatas rata-rata nasional yang hanya 72,7 persen. Namun demikian tidak dipungkiri masih terdapat permasalahan pembangunan yang mesti dituntaskan.

"PR Kaltim ke depan wujudkan pemerataan pembangunan. Tidak hanya terpaku mengembangkan ekonomi berbasis SDA tidak terbarukan. Tapi mengembangkan potensi lain, termasuk ekonomi kemasyarakat seperti UKM agar seimbang," katanya.

Target-target sebagaimana tertuang dalam visi misi pembangunan Kaltim harus diwujudkan. Sebagai contoh, pembukaan lapangan pekerjaan, pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan pencanangan Kaltim Green harus diwujudkan.

Sedangkan berkaitan perwujudan pemerintahan yang bersih, pihaknya menyarankan seluruh unsur pemerintahan memanfaatkan perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di daerah memberi masukan dalam proses membuat kebijakan untuk hindari kesalahan.

"Semua pemangku kepentingan diminta berikan partisipasi aktif dan dukungan pelaksanaan visi misi dengan kritik proporsional," serunya.

Ditemui setelah pelantikan, Gubernur Faroek menyebut ini menunjukkan pesta demokrasi telah berhasil.

"Bertekad Kaltim ke depan harus lebih baik lagi. Ini sebagai ungkap syukur kepada masyarakat diberi amanah melanjutkan memimpin Kaltim," ucapnya.

Prioritas pembangunan tetap infrastruktur jalan. Diantaranya pembangunan jalan trans kalimantan, jalan tol, jalan jembatan pulau balang, listrik dan air minum yang akan dituntaskan pada tahun pertama dan kedua pemerintahan. Termasuk menuntaskan berbagai permasalahan dasar seperti penyedian lapangan pekerjaan, pengentasan kemiskinan serta pembangunan daerah tertinggal, perbatasan dan pedalaman.

"Pengembangan pertanian juga tetap akan kita lakukan untuk ikut memberi kontribusi ketahanan pangan nasional. Kita punya lahan 470 ribu hektar untuk food dan rice estate yang bisa dimanfaatkan mengembangkan berbagai komoditi unggulan pertanian," akunya.

Sebelumnya, HM Syahrun HS saat membuka rapat paripurna menaruh harapan sama. Gubernur dan Wagub dilantik diharap bisa laksanakan tugas estapet pemerintahan sebelumnya. Keberhasilan capaian pembangunan dan prestasi yang diraih harus lebih baik pada pemerintahan mendatang.

"Pelantikan strategis sebagai kunci pelaksanaan pembangunan melanjutkan yang sudah dicapai. Karena tidak dipungkiri banyak keberhasilan yang sudah dicapai, disamping program yang memang belum dicapai. Khususnya sukseskan program pembangunan masyarakat," katanya seraya mengucapkan terimakasih kepada pemerintahan sebelumnya atas kerja bahu membahu membangun Kaltim.

Gubernur dan Wagub Kaltim dilantik berdasarkan Surat Keppres No 137/P 2013 tertanggal 21 November tentang pemberhentian dengan hormat Gubernur dan Wagub periode 2008 - 2013 dan pengangkatan Gubernur dan Wagub periode 2013 - 2018.

Hadir beberapa pejabat negara diantaranya Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Mantan Menteri Pendayagunaan BUMN Tanri Abeng .(arf-gus/diskominfo)

SUMBER : DISKOMINFO PROV. KALTIM

Artikel Terkait