Memilih Benih Karet Yang Baik dan Benar
22 Oktober 2013 Admin Website Artikel Perkebunan 1160
Memilih Benih Karet Yang Baik dan Benar

PENDAHULUAN

Tanaman karet (Hevea brasilliensis) merupakan tanaman tahunan. Satu siklus tanam yang dihitung dari saat penanaman di lapangan sampai dengan peremajaan memakan waktu 25 tahun. Hal ini berarti pemilihan bahan tanaman dilakukan hanya sekali dalam 25 tahun. Pemilihan bahan tanam harus dipertimbangkan secara cermat karena adanya kekeliruan dalam pemilihan bahan tanam akan berdampak negatif terhadap perkebunan khususnya, maupun usaha karet alam nasional

Bahan tanam karet anjuran adalah bahan tanaman klon yang diperbanyak secara okulasi. Dibandingkan dengan benih semaian, penggunaan bahan tanam klon sangat menguntungkan karena produktivitas tanaman lebih tinggi, masa tanaman belum menghasilkan lebih cepat, tanaman lebih seragam sehingga produksi pada tahun sadap pertama lebih tinggi serta memiliki sifat sekunder yang diinginkan seperti relatif tahan terhadap penyakit tertentu, batang tegap, responsif terhadap stimulan dan pupuk, serta volume kayu per pohon tinggi.

Untuk mendapatkan bahan tanam karet yang bermutu baik, maka perlu diperhatikan proses pengadaan serta standar mutu benih yang dihasilkan. Jika semua standar mutu pada setiap tahapan kegiatan telah diterapkan, diharapkan masa tanaman belum menghasilkan menjadi lebih singkat 5-10 bulan dan produksi pada tahun sadap pertama meningkat 110-500 kg/ha/tahun. Potensi klon akan tercapai apabila digunakan bahan tanam bermutu baik dan menerapkan teknis budidaya anjuran.

KLON KARET ANJURAN

Klon karet anjuran komersial adalah klon unggulan anjuran untuk pengembangan komersial dalam skala luas yang menurut Undang-Undang Nomor 12 tahun 1992, tentang Sistem Budidaya Tanaman disebut sebagai benih bina.

Klon anjuran komersial terdiri dari :

- Klon Penghasil lateks : IRR 104, IRR 112, IRR 118, IRR 220, BPM 24, PB 260, PB 339, PB 340
- Klon Penghasil lateks-kayu : IRR 5, IRR 39, IRR 42, IRR 107, IRR 119, RRIC 100

JENIS BENIH KARET

Ada 2 jenis benih karet yang banyak diproduksi yaitu :

1 Stump okulasi mata tidur
 

Standar benih stump okulasi mata tidur
- Stump segar dan tunas tempelan hidup
- Diameter barang okulasi 1,3 - 3,0 cm (umur 10-14 bulan)
- Akar tunggang 25-35 cm
- Tidak terserang Jamur Akar Putih

Keuntungan :
- Biaya pengadaan dan penanaman lebih murah

Kerugian:
- Pertumbuhan tidak seragam
- Masa matang sadap lebih lama
- Kematian di lapangan lebih tingg (15-20%)

 


Artikel Terkait