Kutai Kartanegara Tawarkan Investor Kembangkan Sawit
21 Juli 2009 Admin Website Artikel 327
#img1# Komoditi kelapa sawit menjadi komoditi unggulan di Kabupaten di Kaltim ini di samping komoditi unggulan lain, dan perkebunan sawit yang ada selama ini dikembangkan oleh perusahaan perkebunan besar swasta nasional dan sebagian oleh petani dalam bentuk perkebunan rakyat, yang jumlahnya masih relatif kecil.



Dari segi potensi wilayah, Kutai Kartanegara punya wilayah seluas 27.263 kilometer persegi lebih, termasuk di dalamnya dataran tinggi dan lahan kering seluas 244.661 ha yang potensial pengembangan perkebunan termasuk kelapa sawit. Penduduknya mencapai 436.920 jiwa.

Wilayah ini secara geografis terletak di Katulistiwa, sehingga iklim tropik dengan bulan basah sekitar Oktober, November, Desember, Januari dan Februari. Sedang curah hujan rata-rata berkisar 2.000 - 3.000 mm dengan hari hujan 130 - 160 hari per tahunnya.

Peluang untuk pengembangan kelapa sawit di wilayah ini masih cukup luas. Dari total potensi areal yang ada 244.661 ha lebih baru sebagian yang dimanfaatkan untuk pengembangan perkebunan kelapa sawit oleh swasta, dan sebagian kecil untuk perkebunan rakyat.

Pemanfaatan areal untuk perkebunan kelapa sawit secara total mencapai 39.130 ha yang terdiri dari sekitar 1.455 ha tanaman muda dan 515 ha tanaman yang sudah berproduksi. Tidak kurang 4 perusahaan swasta nasional yang mendominasi pengembangan perkebunan sawit di sini, sementara perkebunan rakyat mencapai 6.494,63 ha atau masih relatif jauh dibandingkan dari perusahaan swasta.

Areal yang potensial untuk pengembangan perkebunan sawit tersebar di 18 wilayah kecamatan di Kabupaten Kartanegara. Potensi terbesar di Kecamatan Muara Kaman dengan luas 119.570 ha yang sudah ditanami sawit dan 57.429 ha belum ditanami. Kecamatan Janggut 112.778 ha yang sudah ditanami dan 38.374 ha yang belum ditanami.

DIKUTIP DARI SINAR TANI, SELASA, 21 JULI 2009

Artikel Terkait